STARJOGJA.COM, JOGJA—Kacang Bawang Mandhek Pahit menyajikan kacang bawang dengan rasa tradisional yang tidak asing di lidah masyarakat. Kacang bawang sendiri telah menjadi ciri khas di saat lebaran maupun saat acara-acara tertentu sejak dulu.
Sulastri, selaku pemilik Kacang Bawang Mandhek Pahit, menjelaskan bahwa bisnis kacang bawang ini berawal pada tahun 2017. Ide nama Mandhek Pahit sendiri didapat dari temannya saat mengonsumsi kacang bawang buatannya yang jika berhenti makan akan terasa pahit.
“Berawal dari teman-teman, kalau makan ‘wah, mandhek pait iki,’ makanya sampai habis,” ujarnya dalam Fun With Business di Star FM Yogyakarta Selasa 14 Juli 2026.
Sulastri menambahkan, usaha kacang bawang ini hanya sampingan karena ia sudah berjualan di rumahnya. Inspirasi itu datang ketika memahami bahwa setiap tahun pasti terdapat kacang bawang di meja, baik saat idul fitri maupun saat acara-acara tertentu.
“Awalnya buat sedikit, mencoba nitip di angkringan sampai sekarang. Selain itu, biasanya open pre-order,” pungkasnya.
Menurutnya, yang paling membuatnya kewalahan adalah saat pesanan membludak di dua minggu sebelum ramadan. Harga bahan baku kacang yang naik turun sudah membuatnya terbiasa.
“Selama ini yang produksi hanya saya dan suami. Produksinya dua minggu sekali. Sekali produksi biasanya 8 kilo,” ucapnya.
Sulastri menyebutkan, rasa lain selain original sudah pernah dibuat, tetapi konsumen Mandhek Pahit kurang menyukainya. Konsumen juga lebih menyukai kacang dengan ukuran yang kecil dibandingkan yang besar.
“Kalau soal rasa rasa, yang daun jeruk kurang tradisional. Udah pernah coba jeruk nipis tapi pasarannya kurang, lebih suka yang original. Konsumen juga gak suka kacang yang besar-besar, rasanya kurang renyah dan kurang bumbu,” tambahnya.
Sulastri mempertahankan bisnisnya dengan mengikuti bazar UMKM dan mempromosikannya lewat sosial media. Untuk memasukkan produknya ke swalayan membutuhkan modal yang besar, untuk itu Sulastri belum bisa menyanggupinya.
“Kalau rencana pemasaran, sudah pernah nitip di salah satu toko oleh-oleh, tapi perputarannya kurang,” cetusnya.
Selama ini, Kacang Bawang Mandhek Pahit hanya dijual di angkringan atau bisa dipesan dengan menghubungi nomor 089669319638. Untuk kemasan pouch tersedia ukuran 150g hingga 500g yang dibanderol dengan harga Rp13.000 hingga Rp40.000.
Baca juga : Mencicipi Hidangan Istimewa Keraton Yogyakarta melalui Jadah Manten Bu Yanti
Penulis : Dwina Kayla







Comments