Lifestyle

Perbedaan Ukuran Hidup Nyaman Kaum Muda dengan Kaum Tua

0
Berselingkuh survei hubungan pasangan hidup nyaman
Ilustrasi pasangan (Sumber : Freepik)

STARJOGJA.COM, Info – Hidup nyaman setiap orang berbeda beda. Sosiolog Imam Prasodjo menjelaskan ada perbedaan ukuran hidup nyaman generasi Milenial dan Gen Z dengan generasi sebelumnya.

“Kalau generasi dulu ukuran nyaman itu rumah besar, tanah, mobil. Kalau generasi sekarang lebih ke fleksibilitas hidupnya,” kata Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia saat dihubungi oleh ANTARA pada Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, fleksibilitas, mobilitas, dan kemudahan akses ke fasilitas umum bagi generasi muda saat ini lebih penting daripada memiliki aset fisik seperti rumah atau kendaraan pribadi.

Imam mengatakan, kecenderungan itu utamanya berkembang dalam masyarakat di perkotaan dengan pelayanan transportasi publik dan fasilitas umum memadai.

“Kalau di kota besar atau negara maju, public facility (fasilitas umum) buat mereka lebih nyaman daripada punya mobil sendiri,” katanya.

Imam mengatakan bahwa generasi muda di perkotaan juga banyak yang memilih tempat tinggal yang praktis seperti apartemen studio, rumah sewa, atau indekos yang dianggap lebih sesuai dengan gaya hidup mereka yang dinamis.

Menurut dia, kecenderungan kaum muda sekarang dalam memilih tempat tinggal antara lain dipengaruhi oleh perubahan struktur sistem sosial.

“Kalau dulu orang hidup dalam keluarga besar sehingga rumah menjadi penting. Sekarang keluarga lebih kecil, mobilitas tinggi, jadi kebutuhan tempat tinggal juga berubah,” ia menjelaskan.

Imam mengemukakan bahwa generasi muda saat ini banyak pula yang lebih mengutamakan pengalaman dan mobilitas ketimbang kepemilikan aset statis.

Di antara generasi muda sekarang tidak sedikit yang mengarahkan lebih banyak pengeluarannya untuk perjalanan, aktivitas sosial, dan kebutuhan gaya hidup dibandingkan untuk membeli rumah atau kendaraan.

“Kalau punya uang, mereka cenderung memilih traveling atau pengalaman lain. Jadi bukan berarti sederhana, tapi prioritas pengeluarannya berbeda,” kata Imam.

Namun, dia mengatakan bahwa pola hidup semacam itu tidak diterapkan oleh seluruh generasi muda sekarang. Karena, tidak semua generasi tinggal di wilayah dengan infrastruktur dan struktur sosial yang sama.

Sebagai gambaran, Imam menjelaskan, kaum muda yang tinggal di perdesaan umumnya membutuhkan rumah tapak dan kendaraan pribadi karena fasilitas publik dan sarana pendukung mobilitas harian di wilayah mereka masih terbatas.

Sumber : Antara

Baca juga : Mudik Lebaran Aman dan Nyaman untuk Si Kecil: Ini Tips Penting dari Dokter Anak

Bayu

Survei Sebutkan Hampir 60 Persen Warga AS Tolak Kebijakan Ekonomi Donald Trump

Previous article

Sheila On 7 Bahas Kebutuhan dan Keinginan di Lagu Baru Sederhana

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle