FeatureKota JogjaNews

Bakpia Day 2026, Menjaga Warisan Rasa Kampung Patuk

0

STARJOGJA.COM,JOGJA. Guna merayakan warisan kuliner bakpia sebagai identitas kawasan Patuk, gelaran Bakpia day 2026 kembali hadir untuk ke-14 kalinya.

Mengangkat tema besar “Authentic Taste of Patuk”, event tahunan ini menjadi bukti komitmen masyarakat dan pengusaha lokal dalam menjaga mutu cita rasa otentik di tengah gempuran tren kuliner modern.

Ketua Panitia Bakia day 2026, Dimas, mengungkapkan bahwa Bakiade bukan sekadar perayaan pesta rakyat biasa, melainkan bentuk rasa syukur dan ajang konsolidasi ekonomi warga.

“Sejarah Bakpia Patuk mencatat perjalanan panjang transformasi ekonomi warga lokal.Berawal dari resep adaptasi akulturasi Tionghoa-Jawa sejak pertengahan abad ke-20 yang populer lewat varian kacang hijau, industri bakpia di Patuk mulai menjamur pesat sejak era 1980-an,” jelasnya.

Ia mengatakan Saat ini, tercatat ada sekitar 150 brand bakpia di kawasan Kampung Patuk. Luar biasanya, hampir 90 persen di antaranya merupakan skala UMKM rumahan.

“Banyak dari pengusaha bakpia hari ini yang mengawali usahanya dari bawah, bermula sebagai karyawan yang kemudian dibimbing hingga bisa mendirikan brand sendiri. Ini adalah bukti nyata bagaimana industri bakpia mampu menaikkan taraf hidup warga,” ujar Dimas.

Tak hanya mengandalkan penjualan produk matang, Kampung Patuk kini juga berbenah menjadi destinasi wisata edukasi. Para pengunjung dan keluarga dapat mendaftarkan diri (booking) untuk belajar langsung proses pembuatan bakpia tradisional dari para perajinnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan gelaran Bakpia day 2026, diawali dengan aksi sosial Andum Roso yakni pembagian bakpia di kawasan Titik 0 KM Yogyakarta serta agenda Umbul Doa lintas agama bersama para tokoh masyarakat dan pejabat Pemkot Yogyakarta.

“Puncak acara diselenggarakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, berpusat di kawasan bersejarah bekas pabrik tegel kunci, Jalan K.S. Tubun, Ngampilan. Sejumlah atraksi budaya dan pameran ekonomi warga yang disajikan,” lanjutnya.

Akan ada Karnaval Budaya Kebinekaan, yang melibatkan kontingen dari 13 RW di Kelurahan Ngampilan yang mengusung konsep kebudayaan nusantara dan memanfaatkan daur ulang sampah sebagai material kostum kreasi.

“Pada tahun ini, ada Pembagian 27.000 Bakpia. Panitia menyiapkan dua gunungan bakpia besar dan membagikan puluhan ribu bakpia secara cuma-cuma kepada para pengunjung sepanjang rute kirab,” tambahnya.

Pengunjung juga bisa menikmati Flash Mob & Atraksi Interaktif, yang menampilkan koreografi lagu Authentic Taste of Patuk, pertunjukan barongsai, hingga sesi live cooking pembuatan bakpia bersama pejabat daerah.

Bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati kemeriahan Bakiade 2026, puncak acara dimulai pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan K.S. Tubun. Pengunjung diimbau untuk datang lebih awal guna kemudahan akses parkir serta menjaga kebersihan dan ketertiban bersama di lokasi acara.

Raihaanun Terbawa Emosi Setengah Jam Usai Adegan Puncak di Film Beautiful Pain

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature