HealthLifestyle

Pentingnya Menjaga Karbohidrat selama Ramadan

0
rice cooker gratis karbohidrat saat puasa
menanak nasi dari rice cooker (ist)

STARJOGJA.COM, Info – Bagi orang yang berpuasa harus menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh untuk menjalani ibadah puasa.
Dokter spesialis kedokteran olahraga lulusan Universitas Indonesia Risky Dwi Rahayu menegaskan tentang pentingnya manfaat karbohidrat bagi tubuh saat menjalani puasa Ramadhan.

“Karbohidrat itu masih tetap kita butuhkan pada waktu berolahraga ya, karena fungsinya sebagai sumber energi. Karbohidrat itu menjadi sumber energi yang kita bakar kalau berolahraga,” kata Risky dalam temu media secara daring di Jakarta, Rabu (19/2/2026).

Dokter itu mengatakan karbohidrat bisa didapatkan dari makanan seperti nasi, gandum atau roti, yang akan menjadi sumber energi yang terbakar lebih dahulu saat berolahraga. Karbohidrat juga membantu tubuh membangun massa otot ketika sedang berusaha menurunkan berat badan dan komposisi tubuh yang baik.

Sang dokter pun meluruskan pandangan bahwa karbohidrat harus dihindari jika ingin menurunkan berat badan. Jika tidak ada asupan karbohidrat, tubuh akan membakar protein.

Pengabaian terhadap karbohidrat akan menurunkan otot tubuh dan menaikkan kandungan lemak dalam tubuh.

“Jadi kalau tidak ada karbohidrat itu malah nanti yang terbakar bukan lemaknya dulu, tapi mungkin proteinnya,” ujar Risky.

Terkait dengan berpuasa, karbohidrat dapat dikonsumsi saat sahur dengan tetap memakan nasi jika ingin berolahraga menjelang berbuka, dan memakan karbohidrat lain ketika berbuka untuk mengganti bahan bakar yang telah habis.

Risky menganjurkan mengonsumsi karbohidrat kompleks setelah berolahraga, seperti roti gandum, nasi merah.

“Bukan karbohidrat sederhana, bukan minuman manis seperti kopi dan sirup itu bukan sumber karbohidrat yang bagus,” kata dia menambahkan.

Mengenai asupan protein, bahan baku utama untuk pembentukan otot, Risky mengingatkan jumlahnya harus disesuaikan dengan porsi yang dibutuhkan tubuh dan tidak perlu berlebihan.

Dalam satu piring yang dimakan, Risky mengingatkan harus tetap ada karbohidrat, protein seperti daging ayam, sapi atau hati dan sayur atau buah. Pengaturan komposisi isi piring tersebut sudah cukup untuk tubuh selama berpuasa.

“Jadi, tidak perlu protein tambahan supaya kita lebih kuat lagi untuk menahan lapar,” kata dia.

Risky menepis adanya isu yang menyatakan makan protein sangat banyak dapat membantu menahan lapar saat berpuasa. Dia menilai makanan yang bervariasi akan lebih membantu tubuh menahan lapar lebih banyak, termasuk mengonsumsi aneka serat.

 

 

Sumber : Antara

Baca juga : Dokter sebut cara diet tanpa mengonsumsi karbohidrat itu salah

Bayu

Layali Iftar – Inovasi The Cube Malioboro Hotel Yogyakarta, Hadirkan Pengalaman Yang Berbeda.

Previous article

Hotel Avery Kusumanegara By Waringin Hospitality Luncurkan Program Iftar Ramadan Kareem Culinary Journey

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health