Kota JogjaNews

BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini

0

STARJOGJA.COM,JOGJA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas layanan perbankan bagi keluarga melalui wondrZ, tabungan khusus anak dan remaja usia 0 hingga 17 tahun yang terintegrasi dengan aplikasi wondr by BNI.

Produk ini dirancang untuk membantu anak mengenal kebiasaan menabung dan belajar mengelola keuangan sejak dini, sekaligus memberikan ruang bagi orang tua untuk tetap mendampingi dan memantau aktivitas finansial anak.

RCEO BNI Wilayah 17 Yogyakarta, Ari Masdianto Purnomo, mengatakan kehadiran wondrZ menjadi salah satu upaya BNI untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia dini.

“Melalui wondrZ, kami ingin membantu anak mengenal cara menabung, mengelola uang, dan mulai memahami transaksi secara bertahap. Pada saat yang sama, orang tua tetap dapat mendampingi perjalanan finansial anak melalui fitur yang tersedia,” ujar Ari dalam kegiatan Media Gathering di deMakijos, Sleman, Selasa (6/10/2026).

WondrZ diperkenalkan BNI sebagai bagian dari rangkaian BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD pada 21-23 Agustus 2026, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 BNI.

Layanan ini menghadirkan pengalaman perbankan yang disesuaikan dengan tahapan usia anak. Rekening dapat dimiliki oleh anak sejak usia dini, sementara anak yang telah berusia 12 tahun ke atas dapat memperoleh akses transaksi digital melalui aplikasi wondr by BNI.

Melalui akses tersebut, anak dapat mulai belajar melakukan transaksi secara mandiri, termasuk menggunakan QRIS dan menikmati berbagai aktivitas yang tersedia pada aplikasi wondr by BNI, dengan tetap berada dalam pendampingan orang tua.

Di sisi lain, orang tua tetap dapat memantau aktivitas finansial anak. BNI menyediakan notifikasi transaksi secara real-time yang dikirimkan ke ponsel orang tua sehingga orang tua dapat mengetahui aktivitas transaksi yang dilakukan anak.

“Yang kami dorong bukan sekadar kepemilikan rekening, tetapi bagaimana anak mulai memiliki pengalaman nyata dalam mengelola uang. Orang tua tetap menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran tersebut,” kata Ari.

Untuk membuka wondrZ, orang tua perlu menyiapkan dokumen identitas anak berupa Kartu Keluarga (KK) dan/atau Kartu Identitas Anak (KIA). Orang tua juga perlu melengkapi dokumen identitas diri berupa KTP elektronik sesuai dengan ketentuan pembukaan rekening.

Data anak perlu dipastikan diisi dengan benar karena rekening wondrZ tercatat atas nama anak.WondrZ juga memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar bertransaksi menggunakankartu debit.

Untuk transaksi melalui kartu debit, limit transaksi ditetapkan sebesar Rp500.000 per hari, sedangkan transaksi melalui wondr by BNI memiliki limit hingga Rp2 juta per hari sesuaiketentuan produk.

Selain itu, wondrZ tidak dikenakan biaya pengelolaan rekening. Ketika anak mencapai usia 17tahun, rekening wondrZ akan dikonversi secara otomatis menjadi BNI Taplus Muda dengan nomor rekening yang sama.

Menurut Ari, pengembangan layanan perbankan untuk anak dan remaja juga memiliki nilai strategis bagi BNI dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.

“Anak yang sejak dini sudah terbiasa menabung, bertransaksi secara bijak, dan memahami nilai uang akan memiliki fondasi literasi keuangan yang lebih baik. Dari sisi perbankan, ini jugamerupakan bagian dari membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda,” ujarnya.

Kehadiran wondrZ sekaligus membuka peluang pengembangan ekosistem keluarga bagi BNI. Orang tua tidak hanya menjadi nasabah utama, tetapi juga dapat mengajak anak mulai mengenal berbagai layanan perbankan secara bertahap sesuai dengan usia dan kebutuhannya.

Hal ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang melibatkan orang tua, anak dapat belajar menggunakan layanan keuangan digital secara lebih terarah dan bertanggung jawab.

BNI Wilayah 17 Yogyakarta melihat potensi pengembangan wondrZ melalui berbagai ekosistem, khususnya sekolah, perguruan tinggi, komunitas keluarga, hingga pusat aktivitas anak dan remaja.

“Ke depan, kami ingin wondrZ tidak hanya hadir sebagai produk tabungan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem edukasi dan literasi keuangan bagi keluarga. Sekolah, orang tua, komunitas,dan BNI dapat bersama-sama membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” tambah Ari.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung agenda transformasi BUMN melalui penguatan kapabilitas, inovasi layanan, serta penciptaan manfaat jangka panjangbagi masyarakat.

Kehadiran wondrZ menjadi salah satu bentuk kontribusi BNI dalam mendorong generasi muda Indonesia agar semakin mengenal dan memahami pengelolaan keuangan sejak dini.

Sejalan dengan semangat HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, BNI terus mengembangkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia sekaligus mendukungterbentuknya generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.

Baca juga : BNI Siap Bantu Tingkatkan Kelas UMKM DIY ke Pasar Global

Dinkes Sleman Luncurkan Inovasi SIPOTIK untuk Pantau Psikotropika

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja