HealthLifestyle

Tiga Langkah Deteksi Gangguan Irama Jantung Cegah Risiko Kematian Mendadak

0
jantung koroner deteksi dini jantung
jantung koroner (antara)
STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat pentingnya mendeteksi gangguan irama jantung atau aritmia sejak dini untuk mengurangi risiko kondisi yang lebih serius. Deteksi dapat dilakukan melalui tiga langkah, yakni mengenali gejala, melakukan pemeriksaan, dan mengikuti penanganan sesuai anjuran dokter.
“Deteksi dini, langkah tepat bisa kita ringkas dalam tiga poin utama. Pertama, kenali. Kedua, periksa. Dan yang terakhir bertindak tepat,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam konferensi pers peringatan “Hari Jantung Sedunia – Deteksi Dini Aritmia dan Rekomendasi Prosedur untuk Tingkatkan Kualitas Hidup” di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Pada tahap pertama, masyarakat diminta mengenali sejumlah tanda yang dapat mengarah pada gangguan irama jantung. Gejala tersebut antara lain jantung berdebar, denyut jantung yang tidak teratur, serta rasa pusing seperti hendak pingsan.
Setelah mengenali tanda tersebut, langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan awal dapat dilakukan secara mandiri dengan mengecek denyut nadi dan mengukur tekanan darah sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).
“Periksa, mulai mengecek nadi sendiri, mengukur tekanan darah, serta lanjutkan dengan pemeriksaan EKG,” ujarnya.
Nadia menjelaskan pemeriksaan EKG dapat memberikan gambaran mengenai irama jantung dan membantu mendeteksi kondisi yang tidak normal. Pemeriksaan tersebut juga dapat menemukan gangguan irama pada orang yang belum mengalami gejala klinis.
Tahap terakhir adalah bertindak tepat apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan irama jantung. Masyarakat perlu mengikuti penanganan yang direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Ini menjadi sangat penting untuk kita mengenali irama jantung kita, mencegah kematian mendadak yang mungkin tidak pernah kita tahu,” katanya.
Nadia mengingatkan pemeriksaan kesehatan sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari dan tidak dilakukan hanya ketika seseorang sudah mengalami keluhan. Menurutnya, perhatian terhadap kondisi jantung sejak awal dapat membantu masyarakat mengenali adanya gangguan lebih cepat.
“Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri, kenali irama jantung kita mulai hari ini,” ujar Nadia.
Sumber : Antara
Bayu

Tidur Berkualitas Penting untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Memori

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health