STARJOGJA.COM, Info – Mahasiswa KKN-PPM UGM Bentangan Bawean mengajak warga Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bernilai guna. Minyak bekas rumah tangga tersebut dimanfaatkan menjadi sabun cair dan lilin aromaterapi.
Ketua Pelaksana Program, Sandha Bestari, mengatakan edukasi tersebut bertujuan mengubah pandangan masyarakat terhadap minyak jelantah yang selama ini dianggap sebagai limbah. Melalui pengolahan yang tepat, minyak jelantah dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
“Kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa minyak jelantah tidak harus berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, minyak jelantah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah,” ujar Sandha dalam keterangan yang dikirim Kamis (13/8).
Selain edukasi pengelolaan limbah, tim KKN-PPM UGM juga menggelar turnamen voli pantai yang mempertemukan perwakilan dari delapan dusun di Desa Tanjungori. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Labuhan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, sekaligus menghidupkan ruang publik melalui kegiatan olahraga.
Turnamen berlangsung selama dua hari dengan melibatkan delapan tim dari masing-masing dusun. Dusun Pajinggahan keluar sebagai Juara I, disusul Dusun Langgatan sebagai Juara II, sementara Juara III diraih bersama oleh Dusun Timur Sungai dan Dusun Labuhan.
Ketua Pelaksana Program VORI, Jonathan Kefas, mengatakan turnamen tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
“Turnamen voli pantai ini sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat dari delapan dusun dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan,” ujar Jonathan.
Sekretaris Desa Tanjungori, Hairuddin, mengapresiasi berbagai program yang diinisiasi mahasiswa KKN-PPM UGM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan limbah rumah tangga maupun memperkuat interaksi sosial antardusun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah menginisiasi kegiatan ini. Antusiasme warga selama dua hari pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat diminati. Kami berharap semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah terbangun dapat terus terjaga, bahkan bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat,” ungkap Hairuddin.
Melalui edukasi pengolahan minyak jelantah dan kegiatan olahraga, KKN-PPM UGM Bentangan Bawean berupaya menghadirkan program yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendorong kebiasaan hidup yang lebih berkelanjutan.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Desa Tanjungori.
Sumber : humas UGM







Comments