Culinary

Leker Istimewa Jadi Menu Andalan Kedai Bumijo di Yogyakarta

0
Leker Istimewa
Leker Istimewa (Dwina Kayla)

STARJOGJA.COM, JOGJA— Leker tradisional kini hadir dengan konsep modern di Kedai Bumijo, yang berlokasi di Jl. Bumijo Kidul No.2B, Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Beroperasi selama sekitar lima tahun, kedai ini dikenal melalui menu andalannya yakni leker istimewa.

Kasir Kedai Bumijo, Nisia (29), mengatakan leker istimewa menjadi menu paling diminati karena memadukan berbagai topping dalam satu sajian.

“Leker istimewa jadi menu paling laris karena isinya lengkap, ada pisang, stroberi, kacang, cokelat, keju, dan susu kental manis,” jelas Nisia.

Leker di kedai ini dibuat dengan ukuran lebih besar dibandingkan leker pada umumnya, yakni berdiameter sekitar 15 cm. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp5.000 untuk leker original hingga sekitar Rp21.000 untuk varian spesial dan istimewa.

“Yang paling murah leker original, isinya pisang dan susu kental manis. Untuk yang paling mahal ada leker spesial dan leker istimewa, harganya sekitar dua puluh satu ribu,” kata Nisia.

Selain leker manis dan asin, Kedai Bumijo juga menyediakan berbagai pilihan menu lain, seperti mie Bumijo, bubur manis, bubur asin, salad, roti panggang, sandwich, aneka camilan, hingga menu nasi. Ragam menu tersebut membuat Kedai Bumijo tidak hanya dikenal sebagai tempat menikmati jajanan tradisional, tetapi juga sebagai tempat makan dengan pilihan sajian yang cukup lengkap.

Selain leker, Kedai Bumijo juga menghadirkan bubur ketan hitam dengan varian modern seperti red velvet dan matcha. Inovasi tersebut dilakukan untuk memperbarui menu tradisional agar lebih sesuai dengan selera konsumen saat ini.

“Dulu bubur ketan hitam hanya tersedia varian biasa. Sekarang ditambah red velvet dan matcha supaya tampilannya lebih menarik,” ungkap Nisia.

Kedai Bumijo juga memiliki cabang bernama Bumijo Coffee yang berlokasi di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Untuk memperluas jangkauan pasar, Kedai Bumijo mengandalkan promosi melalui berbagai platform media sosial yang dikelola oleh tim pemasaran dan pembuat konten khusus.

“Promosi dilakukan lewat Instagram dan media sosial TikTok. Kami juga punya tim marketing dan content creator sendiri,” pungkas Nisia.

Baca juga: Yammie Ketandan, Rekomendasi Kuliner bagi Penggemar Mie

Penulis: Khoirul Fitrian Baroroh

Ingin Ikut Lelang Mobil Bekas? Siapkan Anggaran dan Hindari Pembelian Impulsif

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Culinary