STARJOGJA.COM, Info – Psikolog anak dan remaja mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak di era digital. Orang tua dinilai perlu hadir sebagai pendamping aktif sekaligus teladan dalam penggunaan teknologi sehari-hari.
“Pendidikan terbaik bukan hanya tentang apa yang anak ketahui, tetapi tentang bagaimana mereka bertumbuh sebagai manusia,” ujar Vera Itabiliana Hadiwidjojo Jumat (2/5/2026).
Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, Vera menyampaikan hubungan yang kuat antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting agar anak merasa aman untuk berdiskusi tentang berbagai hal. Menurutnya, orang tua juga perlu membantu anak menjadi digital citizen yang bijak dan bertanggung jawab.
“Orang tua perlu hadir dalam kehidupan digital anak, mengetahui apa yg mereka akses, dengan siapa mereka berinteraksi dan bagaimana anak menggunakan teknologi,” kata Vera.
Psikolog yang berpraktik di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia itu menjelaskan pendampingan efektif dapat dilakukan melalui komunikasi terbuka tanpa menghakimi. Selain itu, orang tua juga perlu mengajarkan literasi digital sejak dini dan menetapkan batasan penggunaan teknologi secara konsisten.
“Anak belum memiliki kematangan psikologis untuk memproses semua informasi di media sosial secara kritis sehingga pendampingan dan pembatasan menjadi sangat penting,” ujar dia.
Vera menilai media sosial memiliki dampak positif maupun negatif bagi perkembangan anak. Di satu sisi dapat mendukung kreativitas dan akses informasi, namun tanpa pengawasan juga berisiko memicu kecemasan, rendah diri, penurunan fokus hingga kecenderungan adiksi.
“Namun regulasi ini tidak dapat menggantikan peran utama orang tua. Regulasi berfungsi sebagai ‘pagar luar’, sementara keluarga, terutama ortu tetap menjadi ‘pagar utama’ dalam perlindungan anak,” tutur Vera.
Menurut Vera, keberadaan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas dapat menjadi perlindungan tambahan bagi anak di ruang digital. Meski begitu, peran utama dalam pengawasan dan pembentukan karakter anak tetap berada di lingkungan keluarga.
Sumber : Antara
baca juga : Orang Tua Perlu Waspadai Perilaku Anak Bermain Gawai







Comments