STARJOGJA.COM,SLEMAN – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 sekaligus Hari Kesehatan Sedunia, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan meluncurkan program “Gebyar Husada 2026”.
Gebyar Husada 2026 dirancang sebagai perhelatan kolaboratif yang menggabungkan intervensi medis dengan pendekatan sains untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, M.Kes, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini mengusung tema “Nggendong Mikul Sleman Sehat: Sinergi Bersama Sains, Mewujudkan Rahayuning Bawana”.
“Program ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada literasi edukasi dan pencegahan penyakit berbasis data ilmiah,” Jelasnya.
Ia menjelaskan Rangkaian Gebyar Husada 2026 menyentuh seluruh siklus hidup manusia, mulai dari janin dalam kandungan hingga lansia,” ujar dr. Cahya Purnama dalam keterangannya.
“Strategi ini diimplementasikan melalui dua agenda besar: bakti sosial kemanusiaan dan Pekan Layanan Kesehatan Terpadu. Intervensi Medis Gratis diwujudkan dengan kegiatan Khitanan hingga operasi Katarak gratis. Program ini bekerjasama dengan BAZNAS,” lanjutnya.
dr. Cahya mengatakan Puncak acara Gebyar Husada akan dipusatkan di Sleman City Hall (SCH) pada 5-7 Mei 2026.
“Setiap harinya layanan akan difokuskan pada kelompok sasaran yang berbeda guna memastikan perhatian yang berkualitas,” terangnya.
Selain layanan klinis, pengunjung juga dapat mengakses skrining kesehatan mental menggunakan teknologi Heart Rate Variability (HRV), tes HIV, serta layanan administrasi dari berbagai instansi seperti Disdukcapil dan BPJS Kesehatan melalui gerai terpadu.
dr. Cahya Purnama menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca juga : Sleman Resmi Hadirkan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan







Comments