STARJOGJA.COM,JOGJA. Dukungan suami dan keluarga menjadi point utama bagi ibu hamil dalam menjalani semua prosesnya. Ibu hamil diminta menghindari “Self-Medication”
Suami dan keluarga harus memberikan dukungan mulai dari pendampingan medis saat pemeriksaaan, dukungan emosional dengan menjadi pendengar yang aktif, memberikan perhatian yang lebih dan mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang berat.
Dwi Kurnianingsih Amd.Keb, Bidan RS Pratama Yogyakarta menjelaskan ibu hamil trimester 1 atau usia kehamilan kurang dari 3 bulan seringkali mengalami Mual, muntah, sembelit dan sering buang air kecil
“Sebagian besar karena peningkatan hormon kehamilan yaitu progesterone yang memang memiliki efek memperlambat kerja usus sehingga pencernaan mengalami gangguan,” jelasnya.
Sementara itu, sering kecing dikaitkan dengan pembesaran rahim karena posisi kandung kencing berada di depan rahim, sehingga ketika rahim membesar akan menekan kandung kencing, akibatnya ketika kandung kecing terisi urine sudah ada rasa ingin kencing
” Untuk Mengurangi Mual dan muntah bisa dengan mengatur pola makan dengan porsi kecil tapi sering, kurangi akanan yang beraroma kuat, bisa diberikan minuman jahe hangat,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Apoteker RS Pratama Yogyakarta, Apt.Wimbuh Dumadi.S.S.i.MH.membagikan tips aman mengonsumsi Obat Saat Hamil. Ia meminta ibu hamil untuk menghindari “Self-Medication”
“Jangan membeli obat keras atau antibiotik tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.Batasi Obat Herbal, karena tidak semua produk herbal atau jamu alami aman untuk janin.Banyak yang belum melalui uji klinis kehamilan,” jelasnya.
Ia pun meminta ibu hamil untuk melakukan Skrining Skincare: Hentikan produk perawatan wajah yang mengandung Retinol, Salicylic Acid dosis tinggi dan Hydroquinone.
“Jujur pada Dokter. Selalu informasikan status kehamilan setiap kali berobat ke dokter mana pun atau saat membeli obat di apotek.Ini penting untuk mendapatkan penanganan selama kehamilan,” jelasnya.
Selain itu suami dan keluarga juga harus memfasilitasi ibu untuk mendapatkan nutrisi terbaik dan sehat, serta membantu menyiapkan perlengkapan untuk persiapan persalinan dan diskusi terkait perencaan persalinan.
“Suami dan keluarga harus memastikan suasana di rumah tetap tenang, tidak menghakimi, dan menjauhkan ibu hamil dari paparan stres atau konflik hingga kelahirannya,” tutupnya.
Baca juga : RS Pratama Yogyakarta Perkuat Layanan, Hadirkan ICU dan Layanan Gizi
Selengkapnya :







Comments