Starjogja.com, Bantul – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mencurigai seorang warga terkena difteri penyakit yang disebabkan virus dan hingga kini masih dilakukan pemeriksaan medis.
“Awalnya memang ada dua yang dicurigai [suspect difteri], tetapi yang satu sudah konfirm tidak, sementara yang satu baru diperiksa,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinkes Bantul Pramudi Dharmawan, seperti dikutip dari laman Hariajogja.com.
Menurut dia, dua warga Bantul yang salah satunya diketahui warga Patalan Jetis yang dicurigai suspect difteri itu seorang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito dan seorang lainnya menjalani rawat jalan.
Mamun demikian, kata dia, meski pihaknya masih mencurigai seorang warga Bantul terkena difteri, namun Dinkes belum mengambil langkah penanganan terhadap penyakit yang diakibatkan virus tersebut.
Ia mengatakan, terhadap warga yang dicurigai terjangkit difteri pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis, karena untuk mengetahui difteri perlu proses, dan diperkirakan hasilnya satu hingga dua hari lagi.
Sementara itu, Pramudi mengatakan, karena penyakit difteri berbahaya dan menular, pihaknya minta semua warga mengikuti program imunisasi secara lengkap, karena dia menduga warga yang suspect difteri dulunya tidak mengikuti imunisasi secara penuh.
(Am)






Comments