CulinaryJogjaKUKab BantulLifestyleNews

Omah Oma, Kafe Hidden Gem dengan Konsep Slow Living di Kasihan, Bantul

0
Kafe Omah Oma
Kafe Omah Oma (Khoirul Fitrian Baroroh)

STARJOGJA.COM, BANTUL — Kafe Omah Oma hadir dengan konsep slow living yang menawarkan menu terjangkau bagi mahasiswa. Kafe hidden gem yang berlokasi di Jl. Plataran No.41, Sembungan, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul ini didirikan Aprilia pada Desember 2025 dengan suasana santai dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Aprilia mengungkapkan, ide mendirikan Kafe Omah Oma muncul dari keinginannya menyediakan tempat makan dengan harga terjangkau bagi mahasiswa dan masyarakat dengan penghasilan setara upah minimum regional (UMR) Jogja.

“Saya berpikir bahwa gimana caranya mahasiswa itu bisa makan enak tapi murah,” ujar Aprilia Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Aprilia, Kafe Omah Oma awalnya dibangun sebagai warung sederhana di atas lahan miliknya. Sebagai seorang dosen full time di Jakarta, ia tetap mengajar secara daring dan sesekali kembali ke Jakarta untuk mengajar sebelum akhirnya lebih fokus mengelola kafe.

“Awalnya saya bikin ini tuh sebagai warung sederhana dengan konsep slow living gitu, untuk saya mengajar daring juga kalau bosan di rumah,” ujae Aprilia.

Omah Oma kemudian mengalami peningkatan jumlah pengunjung setelah kontennya ramai di media sosial TikTok. Menurut Aprilia, perkembangan kafe tersebut banyak terbantu oleh unggahan pengunjung di media sosial.

“Bisa dibilang tempat ini besar dari postingan di TikTok ya,” ungkapnya.

Meski mulai dikunjungi berbagai kalangan, termasuk keluarga pada akhir pekan, mahasiswa tetap menjadi target pasar utama Kafe Omah Oma. Aprilia menegaskan, harga makanan yang terjangkau akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari konsep kafe tersebut.

“Untuk pada saat-saat ini sih ya target marketnya masih difokuskan pada mahasiswa. Makanya saya masih mempertahankan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Dari sisi menu, Omah Omah menyajikan sejumlah makanan rumahan yang dibuat berdasarkan resep pribadi Aprilia. Menu yang tersedia antara lain aneka nasi goreng, lasagna, spageti tuna, aneka sandwich, burger, pastel, hingga pizza goreng.

Selain mempertahankan harga terjangkau, Aprilia terus mengembangkan menu berdasarkan respons pelanggan. Kafe yang sebagian areanya berada di ruang terbuka tersebut juga telah menambah area indoor untuk mengantisipasi kendala cuaca, terutama saat musim hujan.

Baca juga: 5 Book Cafe Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi Pecinta Literasi

Penulis: Khoirul Fitrian Baroroh

Jakal Bookshop Festival 2026, Festival Toko Buku Pertama di Indonesia

Previous article

Gandeng PGMM Magelang, Alfamart Salurkan 40 Paket Seragam Sekolah bagi Siswa Prasejahtera

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Culinary