STARJOGJA.COM, SURABAYA – DPRD Kabupaten Sleman melakukan studi banding ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya guna mempelajari pola kolaborasi antara pemerintah daerah dan media massa dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Ani Martanti, S.T., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Sleman untuk belajar mengenai strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya dalam membangun sinergi dengan media.
“Melalui studi banding ini, DPRD Sleman berharap dapat memperoleh berbagai praktik baik dari Pemerintah Kota Surabaya yang nantinya dapat diadaptasi untuk memperkuat komunikasi publik dan kolaborasi media di Kabupaten Sleman,” jelasnya.
Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut, mulai dari fasilitasi yang diberikan kepada media, pola komunikasi antara Diskominfo dengan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga alur kerja sama yang dibangun bersama media.
“Berkembangnya suatu daerah juga bergantung pada cara komunikasi kepada publik. Karena itu, kami ingin mempelajari bagaimana kolaborasi media dan pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujar Ani Martanti.
Ia menambahkan, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Peran tersebut akan semakin optimal apabila didukung oleh kolaborasi yang baik antara media dan Diskominfo.
Menurut Ani, Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah memiliki regulasi yang memberikan ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan media melalui peraturan yang berlaku.
Sekretaris Diskominfo Surabaya Sudadi,S.T menyebutkan pihaknya merangkul pers dan juga penggiat media sosial. Keduanya digandeng untuk menyampaikan sejumlah informasi kepada masyarakat secara luas.
“Selain fasilitasi, kami juga ada space kerjasama dengan media yang sudah terverifikasi berupa advertorial pemberitaan dan juga model siaran radio,” jelasnya.
Ia juga menuturkan sejumlah inovasi layanan yang diberikan kepada masyarakat Dengan dukungan CSR swasta maka sejumlah kemajuan dan sentuhan program bisa langsung dinikmati masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y. Gustan Ganda, S.T., memberikan sejumlah masukan terkait penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan media. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan ruang kepada media sesuai dengan kapasitas dan kompetensi jurnalistik yang dimiliki.
“Diskominfo Sleman perlu menggandeng media yang telah terverifikasi. Di sisi lain, media juga harus terus meningkatkan kompetensi wartawannya agar kualitas pemberitaan semakin baik,” katanya.
Gustan juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan mengolah dan menyeleksi informasi yang benar.
“Literasi masyarakat harus terus ditingkatkan dan diperkuat, sehingga masyarakat mampu memilah informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai peningkatan kualitas layanan informasi dan kompetensi dalam penyusunan berita yang tepat juga perlu menjadi perhatian bersama. Dukungan anggaran, menurutnya, harus diarahkan pada sektor-sektor yang membutuhkan penguatan agar kualitas komunikasi publik dapat terus meningkat.






Comments