Lifestyle

Luasnya Peluang Industri Audio Kreatif

0

STARJOGJA.COM, JOGJA— Industri audio kreatif di Indonesia mengalami  perkembangan yang sangat signifikan sering pesatnya kemajuan teknologi digital.

Jatmiko Kresnatama yang akrab dipanggil Miko, founder Inavoice Voice Over Agency, mengungkapkan kondisi tersebut membuka banyak peluang bagi pelaku industri audio.

“Sejak tahun 2020 perkembangan industri audio sangat masif.  banyak banget orang yang pengin masuk ke post-production audio,” ungkap Miko dalam Star Playground – Mengenal Industri Kreatif Video di Star FM.

Miko menilai perkembangan industri audio didorong oleh kemudahan akses platform digital. Menurutnya, kemudahan ini mendorong banyak orang untuk mempelajari keterampilan audio, mulai dari recording, mixing, sound design, hingga voice over.

“Banyak juga orang-orang yang mulai membuka kelas untuk voice over talent, recording, dan mixing. Jadi, ada banyak banget peluang yang bisa dimaksimalkan oleh orang-orang yang yang menyukai audio,” ucap Miko.

Miko mendirikan Inavoice Voice Over Agency pada tahun 2020 setelah menekuni bidang audio sejak tahun 2007. Ia menyebutkan siapa saja dapat membangun usaha di industri audio meski belajar secara otodidak.

“Belajar otodidak bisa punya company post production sendiri atau punya creative agency sendiri. Yang penting bukan hanya membuat produk yang bagus, tapi gimana caranya produk itu bisa ditemukan oleh lebih banyak orang,” tambahnya.

Di tengah tren konten video pendek, Miko menjelaskan kebutuhan terhadap voice over talent dan freelance audio editor akan terus meningkat. Meski kecerdasan buatan (AI) mulai memengaruhi industri audio, Miko menilai teknologi tersebut belum mampu menggantikan kemampuan manusia dalam menyampaikan emosi, karakter, maupun logat tertentu.

“Harapanku sih AI menjadi assisting untuk voice over talent. Jadi mempermudah pekerjaan, bukan menggantikan,” cetus Miko.

Miko menyebutkan perkembangan industri audio memiliki peluang pasar yang terjaga ketika kebutuhan promosi dari berbagai brand tetap terjaga.

“Teknologi terus berkembang sehingga biaya produksi audio semakin murah. Akibatnya, jumlah pelaku di industri ini akan semakin banyak. Selama pasar audio di Indonesia terus bertumbuh dan banyak brand yang beriklan, peluang untuk mendapatkan penghasilan dari industri ini akan selalu ada,” jelas Miko.

Miko optimistis industri audio akan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Menurutnya, kebutuhan terhadap layanan audio kreatif akan terus meningkat meski teknologi AI juga semakin berkembang.

Baca juga : AI di Industri Musik Tak Gantikan Kreativitas, Studio Rekaman Tetap Andalkan Sentuhan Manusia

Penulis : Khoirul Fitrian Baroroh

Grill & Chill, Barbecue Seru dengan View Kota Yogyakarta di Rooftop Cantik 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro!

Previous article

Voice People Jogja Bangun Kompetisi Sehat Industri VO

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle