NewsPendidikan

Kemenpora Gandeng UGM Kembangkan Olahraga Berbasis Riset dan Teknologi

0
gugatan perdata UGM Kemenpora UGM olahraga berbasis riset
Rektorat UGM (UGM)

STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengembangkan pembangunan olahraga berbasis riset akademik dan teknologi digital. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat dan Rektor UGM Prof Ova Emilia di Yogyakarta.

“Saya percaya sinergi antara Kemenpora dan UGM dapat menjadi contoh bagaimana pemerintah dan perguruan tinggi bekerja bersama membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global,” kata Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat Senin (25/5/2026).

Melalui kerja sama ini, Kemenpora ingin memperkuat pemanfaatan big data dan teknologi digital untuk memetakan potensi pemuda Indonesia secara lebih tepat sasaran. Langkah tersebut diharapkan mampu membuat program kepemudaan dan olahraga menjadi lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Taufik menilai pembangunan olahraga dan kepemudaan tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan lebih berkelanjutan.

“Ia berharap kerja sama itu menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia.”

Sementara itu, Rektor UGM Prof Ova Emilia menjelaskan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan kolaborasi yang sudah berjalan sejak 2014. Kali ini, fokus pengembangan diarahkan pada bidang kepemudaan dan olahraga berbasis ilmu pengetahuan, riset, teknologi, dan inovasi.

UGM sendiri telah memiliki berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga, termasuk cabang olahraga Olimpiade. Ke depan, pengembangan tersebut akan melibatkan fakultas terkait untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Tentunya nanti bukan hanya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ova Emilia.

Sumber : Antara

Baca juga : Melihat Kembali Wabah di Wuhan yang Kini Bernama Covid-19 dari Starjogja

Bayu

Selat Solo Jadi Inspirasi Menu Idul Adha, Perpaduan Jawa dan Belanda

Previous article

Transformasi Layanan TASPEN, Inovasi Modern untuk Peserta

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News