STARJOGJA.COM, Info – Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita membagikan inspirasi olahan daging kurban Idul Adha melalui hidangan khas Jawa Tengah, Selat Solo. Menurut Ade, makanan tersebut menjadi contoh akulturasi budaya Indonesia dan Belanda yang menghasilkan cita rasa unik khas Nusantara.
“Selat Solo itu adalah menurut aku akulturasi dari biefstuk-nya mereka alias bistik tapi manis, rasanya Jawa banget,” kata Ade Minggu (24/5/2026).
Ade menjelaskan Selat Solo lahir dari perpaduan budaya kuliner Keraton Surakarta dengan pengaruh Belanda pada masa kolonial. Hidangan tersebut menggunakan bahan dasar daging sapi yang dipadukan dengan kuah kaldu ringan, kecap manis, serta pelengkap khas Jawa seperti telur bacem, acar, kentang goreng, kacang, dan bawang.
Di Belanda sendiri, biefstuk atau bistik dikenal sebagai olahan daging panggang yang biasanya disajikan bersama kentang tumbuk dan sayuran. Menu tersebut dulu identik dengan makanan kalangan bangsawan Eropa.
“Selat Solo itu adalah menurut aku akulturasi dari biefstuk-nya mereka alias bistik tapi manis, rasanya Jawa banget,” katanya.
Selain Selat Solo, Ade menilai olahan daging kurban tidak harus selalu identik dengan gulai atau sate bersantan. Daging sapi maupun kambing dapat diolah menjadi berbagai menu lain yang lebih beragam dengan cita rasa Nusantara maupun internasional.
Ia mencontohkan kambing dapat dimasak menjadi lada hitam atau krengsengan yang menggunakan perpaduan rempah, kecap manis, dan petis udang. Menurutnya, daging kambing juga cocok diolah menggunakan bumbu rendang meski belum terlalu populer di masyarakat.
Ade mengatakan masyarakat tidak perlu takut mencoba resep baru untuk mengolah daging kurban. Inspirasi masakan dari berbagai daerah hingga luar negeri justru bisa memperkaya variasi hidangan Idul Adha di rumah.
“Dia juga mengatakan tidak ada salahnya untuk mencoba resep baru yang terinspirasi dari masakan luar negeri untuk menambah kekayaan kuliner Idul Adha.”
Sumber : Antara
Baca juga : Keraton Kasunanan Solo Ditetapkan Menjadi Kawasan Cagar Budaya







Comments