News

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Bisa Picu Komplikasi Serius

0
varises
kaki varises (antara)

STARJOGJA.COM, Info – Varises tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pembuluh darah vena. Kondisi ini bahkan berpotensi berkembang menjadi masalah kesehatan serius jika tidak ditangani sejak dini.

“Banyak pasien baru datang ketika sudah muncul keluhan nyeri, bengkak, atau luka di kaki. Padahal, varises adalah kondisi progresif yang semakin sulit diatasi jika dibiarkan terlalu lama,” jelas dr. Emanoel. “Penanganan sejak dini bisa mencegah komplikasi serius seperti insufisiensi vena kronis, ulkus, hingga trombosis vena dalam (DVT).” kata dr. Emanoel, Kamis (17/4/2026).

Varises merupakan bagian dari penyakit vena kronis yang berkaitan dengan gangguan aliran balik darah di tungkai bawah. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, dengan prevalensi yang cukup tinggi secara global.

Pada pria, gejala umumnya meliputi rasa berat di kaki, nyeri setelah berdiri lama, hingga pembengkakan di area pergelangan. Kondisi ini sering terjadi pada pekerjaan yang menuntut posisi berdiri atau duduk dalam waktu lama.


“Hormon estrogen dan progesteron dapat melemahkan dinding pembuluh darah, sementara tekanan intra-abdomen saat hamil menambah beban kerja vena di tungkai,” jelas dr. Emanoel.

Sementara itu, wanita memiliki risiko lebih tinggi akibat pengaruh hormonal, terutama saat kehamilan dan menopause. Perubahan ini dapat memengaruhi kekuatan dinding pembuluh darah dan meningkatkan tekanan pada vena.

Gejala awal varises kerap muncul secara perlahan dan sering diabaikan oleh penderitanya. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi awal gangguan sirkulasi darah.
“Bercak kehitaman di kaki sering disangka akibat diabetes, padahal bisa merupakan tanda penyakit vena kronis yang sudah berjalan lama,” tambah dr. Emanoel.

Untuk penanganannya, diperlukan pemeriksaan menyeluruh guna mengetahui kondisi katup vena dan tingkat keparahan penyakit. Teknologi seperti Duplex Ultrasound Vaskular digunakan untuk membantu diagnosis secara akurat.

Berbagai metode terapi dapat dilakukan mulai dari penggunaan kompresi medis hingga tindakan minim invasif seperti sclerotherapy, radiofrequency ablation, dan laser vein therapy. Pendekatan ini bertujuan memperbaiki aliran darah sekaligus mencegah komplikasi lebih lanjut.


“Kami ingin mengubah persepsi masyarakat tentang varises. Di Heartology, penanganannya dilakukan secara menyeluruh dengan memperbaiki sirkulasi aliran balik, mengembalikan fungsi vena, dan mencegah komplikasi jangka panjang. Varises adalah sinyal dari sistem sirkulasi yang mulai terganggu, bukan sekadar urat berwarna kebiruan di permukaan kulit.” tutup dr. Emanoel.

Sumber : Antara

Baca juga : Jangan Anggap Remeh Varises, Kenali Penyebabnya

Bayu

BPOM DIY Tekankan Keamanan Pangan sebagai Kunci Pencegahan Stunting

Previous article

Cegah Stunting, BPOM Minta Masyarakat Perhatikan keamanan Pangan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News