Lifestyle

Pabrikan Asal China Mulai Curi Perhatian Penjualan Mobil di Indonesia

0
mobil listrik Indonesia pabrikan China
mobil listrik Indonesia (antara)

STARJOGJA.COM, Info – Pabrikan asal Jepang masih merajai penjualan mobil penumpang di Indonesia sepanjang kuartal I 2026 (Januari–Maret). Namun, Jepang harus bersiap menghadapi pabrikan China karena mulai mencuri perhatian dengan hasil penjualannya di tahun ini.

Data ritel Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang diakses, Selasa (14/4/2026), total penjualan mencapai 211.905 unit dalam kuartal I atau tiga bulan pertama tahun ini.

Posisi teratas masih ditempati Toyota dengan total penjualan 64.416 unit dan pangsa pasar 30,4 persen. Penjualan bulanan Toyota tercatat 22.066 unit pada Januari, 22.812 unit di Februari, dan 19.538 unit pada Maret.

Di posisi kedua, saudara satu payung perusahaannya, Daihatsu, membukukan 34.653 unit dengan pangsa 16,4 persen, diikuti Suzuki di posisi ketiga dengan 19.026 unit (9 persen).

Mitsubishi Motors berada di peringkat keempat dengan 18.469 unit terjual (8,7 persen), sementara Honda melengkapi lima besar dengan penjualan 13.001 unit (6,1 persen).

Menariknya, merek kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, berhasil menembus enam besar dengan total 10.265 unit dan pangsa 4,8 persen, menunjukkan tren peningkatan minat terhadap kendaraan elektrifikasi.

Jaecoo, pabrikan Tiongkok di bawah grup Chery yang baru masuk Indonesia lima bulan lalu sudah berhasil mencatatkan 7.927 unit (3,7 persen), menempatkannya di posisi ke-7, mengalahkan Hyundai dengan 4.824 unit (2,3 persen).

Peringkat 10 besar merek mobil penumpang terlaris kuartal pertama tahun ini juga diwarnai Wuling yang berhasil menjual 3.643 unit (1,7 persen) dan Chery 3.433 unit (1,6 persen).

Beberapa merek premium seperti BMW (644 unit), Lexus (258 unit), dan Mercedes-Benz PC (242 unit) tetap mempertahankan ceruk pasarnya, meski kontribusinya relatif kecil terhadap total volume.

Sementara itu, sejumlah jenama yang belum lama bertengger di pasar Indonesia seperti VinFast (601 unit), Jetour (591 unit), hingga Xpeng (434 unit) mulai menunjukkan eksistensi di pasar domestik.

Secara keseluruhan, pasar mobil penumpang kuartal I 2026 masih didominasi merek Jepang, namun kehadiran merek Tiongkok, khususnya di segmen elektrifikasi, menjadi sinyal kuat perubahan peta persaingan ke depan.

Sumber : Antara

Baca juga : Penelitian Terbaru dari China Diagnosis Parkinson lewat Rambut

Bayu

Raperda Penyelenggaran Penanggulangan Bencana, Perkuat Mitigasi di Sleman

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle