Lifestyle

Pemain Film I Swear Tidak Percaya Kalahkan Leonardo DiCaprio di BAFTA

0
film i swear
Robert Aramayo bintang film i swear memangnkan BAFTA (BAFTA)

STARJOGJA.COM, Info – Robert Aramayo pemain film  I Swear mengaku tidak percaya jika ia telah mengalahkan Timothee Chalamet hingga Leonardo DiCaprio di acara penghargaan British Academy of Film and Television Arts (BAFTA). Penghargaan ini menurutnya menjadi momentumnya untuk meningkatkan kesadaran publik tentang sindrom Tourette yang menjadi tema dalam film itu.

Robert Aramayo saat berpidato menerima salah satu penghargaan BAFTA, The EE Rising Star Award (Penghargaan Bintang Baru),   mengatakan kepada hadirin jika seorang aktivis Tourette yang menginspirasi pembuatan film, John Davidson, adalah pria paling luar biasa yang pernah ia temui.

“Dia sangat terbuka dalam hal edukasi dan dia percaya masih banyak hal yang perlu kita pelajari tentang sindrom Tourette,” kata Aramayo Dilansir dari The Hollywood Reporter, Senin (23/2/2026).

“Bagi orang-orang yang hidup dengan sindrom Tourette,” lanjutnya, “kitalah orang-orang di sekitar mereka yang membantu mereka mendefinisikan pengalaman mereka. Jadi, seperti yang dikatakan dalam film, mereka membutuhkan dukungan dan pengertian.”

Sindrom Tourette adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan gerakan atau suara tiba-tiba, tidak disengaja, dan berulang.

Gejala itu sering disebut sebagai tik (tics) dan dapat muncul sebagai ledakan suara seperti umpatan keras.

Pembawa acara Alan Cumming menjelaskan kepada penonton bahwa, “Sindrom Tourette adalah disabilitas dan tik yang terdengar malam itu murni bersifat tidak disengaja.”

Ia juga menegaskan lagi hal tersebut, “berarti orang yang memiliki sindrom Tourette tidak memiliki kendali atas bahasanya.”

Sementara BBC dalam laporannya yang dilansir dari The Hollywood Reporter menyatakan bahwa perilaku tersebut, “muncul dari kebiasaan verbal yang tidak disengaja yang terkait dengan sindrom Tourette.”

Mereka juga mengonfirmasi bahwa segala ucapan yang keluar, “itu bukan disengaja.”

Meskipun sejumlah orang berpendapat bahwa kondisi itu bersifat debilitating, edukasi publik tetap menjadi hal utama, sesuai dengan pernyataan Robert Aramayo bahwa masyarakat harus membantu aktivis Tourette, “mendefinisikan pengalaman mereka,” agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Sumber : Antara

Baca juga : Bintang Film Wuthering Heights Bagikan Pilihan Menu Makan Terakhir

Bayu

D’Senopati Malioboro Hotel dan D’Salvatore Hotel Tawarkan Buka Puasa Penuh Kehangatan

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle