Lifestyle

Saran Harvard Health Soal Tidur dengan Lampu Menyala Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Jantung

0
tidur dengan lampu menyala atur pola tidur sleep call utang tidur dibayar
tidur foto : JIBI
 STARJOGJA.COM, Info – Tidur dengan lampu menyala kerap dipilih karena kebiasaan sejak kecil atau rasa takut pada gelap. Padahal, ruangan yang terang dapat membuat kualitas tidur kurang optimal dan dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi kesehatan.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, sebuah penelitian menemukan hubungan antara paparan cahaya pada malam hari dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Peneliti menganalisis data lebih dari 11.000 orang dewasa tanpa penyakit jantung, yang memakai perangkat di pergelangan tangan selama seminggu untuk mengukur aktivitas gerak dan paparan cahaya.
Sekitar tiga tahun kemudian, para peserta menjalani pemeriksaan MRI kardiovaskular untuk melihat struktur dan fungsi jantung. Mereka yang terpapar cahaya malam paling tinggi lebih mungkin mengalami penebalan dinding ventrikel kiri, dan fungsi jantung dalam berkontraksi serta berelaksasi cenderung kurang optimal.
Peneliti juga memantau sekitar 70.000 orang dewasa lain selama 8 sampai 10 tahun. Dibandingkan kelompok dengan paparan paling rendah, kelompok dengan paparan tertinggi memiliki risiko gagal jantung, serangan jantung, dan stroke yang lebih tinggi, serta risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 26% lebih tinggi.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) mencatat bahwa cahaya buatan pada malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun. Cahaya di waktu yang tidak sesuai dinilai dapat mengganggu produksi melatonin, sementara gangguan ritme sirkadian berpotensi memengaruhi metabolisme dan pengaturan tekanan darah.
Untuk mengurangi paparan cahaya saat tidur, Harvard Health Publishing menyarankan beberapa langkah sederhana. Pertama, pakai tirai penggelap (blackout curtains) agar cahaya lampu jalan, kendaraan, atau bangunan di luar tidak masuk lewat jendela kamar.
Kedua, matikan lampu kamar dan lampu rumah yang tidak dipakai saat hendak tidur. Jika butuh penerangan untuk ke kamar mandi pada malam hari, lampu dengan sensor gerak bisa jadi pilihan agar cahaya tidak menyala terus-menerus.
Ketiga, matikan televisi dan perangkat elektronik lain yang menjadi sumber cahaya, serta jangan biarkan menyala semalaman. Cahaya layar ponsel menjelang tidur juga sebaiknya dikurangi.
Terakhir, bila sumber cahaya dari luar sulit dikendalikan, penutup mata tidur bisa menjadi alternatif. Pilih bahan yang nyaman agar tidak mengganggu tidur.
Sumber : Antara
Bayu

Japan Engine Kembangkan Mesin Hidrogen Pertama untuk Kapal Komersial Besar

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle