STARJOGJA.COM, Info – Aktor Denny Sumargo mengaku sempat berniat membatalkan produksi film “Baby Udon”, film perdana rumah produksinya, Sumargo Films, yang sekaligus menandai debutnya sebagai produser. Keraguan itu muncul karena ia khawatir tidak mampu memenuhi ekspektasi pihak yang telah mempercayakan kisah nyata tersebut untuk diangkat ke layar lebar.
Namun, niat tersebut akhirnya diurungkan setelah mendapat dukungan penuh dari sang istri, Olivia Sumargo, yang meyakinkannya bahwa cerita “Baby Udon” memiliki pesan kuat dan layak disampaikan kepada masyarakat.
“Saya takut nanti film ini mengecewakan orang dan pihak yang mempercayakan kisahnya. Namun, istri saya terus memberikan dorongan agar produksi tetap berjalan,” ujar Denny Sumargo dalam konferensi pers peluncuran trailer dan poster film “Baby Udon” di Jakarta, Senin (4/8/2026).
Menurut Denny, Olivia juga berperan besar dalam membangun tim produksi. Ia meyakinkan Denny untuk menggandeng sutradara Fajar Bustomi serta penulis skenario Oka Aurora yang dikenal lewat sejumlah film populer Indonesia.
Denny mengaku sempat menguji keseriusan proyek tersebut dengan menghubungi sejumlah nama besar di industri perfilman. Di luar dugaan, mereka justru memberikan respons positif dan bersedia bergabung dalam produksi film tersebut.
“Jadi mas Fajar mau karena katanya nonton podcast itu sampai matanya berkaca-kaca, menurut Olivia. Terus gue persulit lah, coba panggil DOP yang namanya Yudi Datau, itu orang susah banget untuk didatangi. Eh, dia datang gampang banget bro,” kata Denny.
Selain persoalan tim produksi, Denny juga sempat pesimistis karena rumah produksi baru umumnya menghadapi tantangan untuk mendapatkan akses penayangan di jaringan bioskop. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi dengan rumah produksi yang telah berpengalaman agar film dapat dipasarkan secara luas.
Kesulitan tersebut akhirnya teratasi setelah LYTO Pictures menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan Sumargo Films. Denny menyebut kolaborasi itu menjadi titik balik yang membuat proyek “Baby Udon” benar-benar dapat diwujudkan.
“Betul enggak bisa, harus ada gandengan, collab istilahnya. Nah, Olivia keliling lagi cari itu, enggak ketemu, sulit ya sulit. Tiap hari dia pulang mukanya bete. Rupanya Olivia sudah ketemuan dengan LYTO Pictures dan Andi juga bilang mereka mau kerja sama,” ujarnya.
Denny mengungkapkan proses produksi “Baby Udon”, termasuk pencarian pemeran utama melalui seleksi terbuka, memakan waktu hampir satu tahun. Film ini diadaptasi dari kisah nyata perjuangan kreator konten Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh, menjalani program bayi tabung di tengah perjuangan melawan penyakit kanker.
Dalam film tersebut, Caitlin Halderman memerankan Fanny Kondoh, sementara Denny Sumargo berperan sebagai Hajime Kondoh. Film “Baby Udon” dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Melalui film ini, Denny berharap kisah perjuangan, cinta, dan keteguhan hati yang diangkat dari kehidupan nyata dapat memberikan inspirasi sekaligus pesan positif bagi para penonton.
Sumber : Antara







Comments