Lifestyle

Pameran Arundhati Kenalkan Karya dari Dua Seniman Senior Yogyakarta

0
Arundhati
pameran bertajuk Arundhati: Syawalan Seni Dunadi & Nasirun-Seniku Mohon Maaf Lahir & Batin (Dwina Kayla)

STARJOGJA.COM, JOGJA — Beragam karya milik Nasirun dan Dunadi disuguhkan dalam pameran bertajuk Arundhati: Syawalan Seni Dunadi & Nasirun-Seniku Mohon Maaf Lahir & Batin. Pameran ini digelar di Pendhapa Art Space, Sewon, Bantul, pada 20 Juni hingga 20 Agustus 2026.

Riza Wardana, selaku Koordinator Gallery Sitter, menjelaskan Pameran Arundhati diselenggarakan oleh Pendhapa Art Space yang bekerja sama dengan seniman Nasirun, Dunadi sebagai owner Pendhapa Art Space sendiri, dan Studio Satiaji.

“Di Pameran Arundhati ini ada beberapa ruang, contohnya main hall ini khusus karya kolaborasi Nasirun dan Dunadi,” ujarnya Selasa (14/07/2026).

Di main hall atau ruang utama Pameran Arudhati ini, dihadirkan dua patung raksasa Soekarno-Hatta. Kedua patung tersebut memiliki tinggi masing-masing 7 meter yang paling menarik perhatian karena ukurannya.

Riza menambahkan, selain main hall terdapat ruangan lain, seperti Pendhapa, A Tribute Affandi Room, Memorabilia Room, Dunadi Masterpiece Space dan Sculpture Garden.

“A Tribute Affandi Room merupakan ruang khusus untuk mengenang jasa Affandi sebagai guru dari Nasirun dan Dunadi,” tambahnya.

Di dalam Memorabilia Room berhubungan dengan cerita Nasirun dan Dunadi yang merupakan lulusan SSRI (Sekolah Seni Rupa Indonesia) dan sempat beralih nama menjadi SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa). Kemudian, keduanya sama-sama melanjutkan studi di Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

“Di lantai pertama di sebelah main hall, ada ruangan Dunadi Masterpiece Space yang berisi karya pribadi berupa patung dari Dunadi,” ungkapnya.

Riza menjelaskan bahwa di belakang Pendhapa terdapat open space berupa taman. Di taman tersebut, yang pada Pameran Arundhati ini disebut dengan Sculpture Garden, berisi patung-patung dari Studio Satiaji.

Bagi yang ingin menikmati pameran ini, dapat langsung mengunjungi Pendhapa Art Space pada pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pengunjung yang ingin datang beramai-ramai tidak perlu khawatir karena pameran ini menyediakan fasilitas tempat parkir yang cukup luas dan bebas tiket masuk atau tidak dipungut biaya.

Hal ini menurutnya, seni itu memang lebih baik dinikmati untuk umum, tidak dikormesilkan dan tidak dikapitalisasikan.

“Pameran ini tidak dipungut biaya, karena dari pihak kami sendiri, kami ingin mengapresiasi seni itu sebagai karya yang bisa dinikmati umum,” ujarnya.

 

 

Baca juga: Nusa Wastra, Pameran Kain Nusantara di Museum Sonobudoyo

Penulis: Dwina Kayla

Balai Besar Veteriner Wates Terus Tingkatkan Pelayanan yang Berkualitas dan Berdampak

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle