Kab KulonprogoNews

Balai Besar Veteriner Wates Terus Tingkatkan Pelayanan yang Berkualitas dan Berdampak

0
STARJOGJA.COM,WATES. Balai Besar Veteriner (BBV) Wates menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, memadukan pertemuan luring di Aula Balai Besar Veteriner Wates dengan partisipasi peserta secara daring.
Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan masyarakat untuk memperoleh masukan, saran, dan harapan terhadap penyelenggaraan pelayanan di Balai Besar Veteriner Wates.
Melalui forum ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan mengenai standar pelayanan, kemudahan akses layanan, kualitas pelayanan laboratorium veteriner, keterbukaan informasi publik, hingga pengembangan inovasi pelayanan yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.
Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Veteriner Wates, drh. Nur Saptahidhayat, M. Sc, menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari komitmen BBV Wates dalam mewujudkan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Partisipasi aktif dari para pengguna jasa dan berbagai unsur masyarakat merupakan masukan yang sangat berharga bagi kami. Seluruh saran dan rekomendasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga semakin profesional, cepat, transparan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Mendukung pelaksanan layanan publik yang transparan, hadir memberikan materi Heni Dwi Utari, S. Pt, M. Sc selaku penyuluh anti korupsi KPK yang mengajak masyarakat untuk berkomitmen tidak melakukan gratifikasi dan suap.
Diskusi dalam Forum Konsultasi Publik berlangsung secara interaktif dengan berbagai tanggapan dan masukan konstruktif dari peserta. Seluruh usulan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam penyempurnaan standar pelayanan serta pengembangan inovasi layanan di Balai Besar Veteriner Wates.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengguna jasa yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan layanan laboratorium veteriner, pada kesempatan tersebut BBV Wates juga memberikan Penghargaan Pengguna Jasa Terbaik Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan kepada pengguna jasa dengan kontribusi penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar pada dua kategori.
Pada kategori Dinas yang Membidangi Fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan, penghargaan diberikan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek sebagai pengguna jasa dengan kontribusi penerimaan PNBP terbesar. Sementara itu, pada kategori Perseorangan/Perusahaan Swasta, penghargaan diberikan kepada PT. Dagsap Endura Eatore atas kontribusinya sebagai pengguna jasa dengan penerimaan PNBP terbesar.
“Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BBV Wates kepada para mitra kerja yang telah menjalin kerja sama dan memanfaatkan layanan laboratorium secara berkelanjutan,” terangnya.
Diharapkan penghargaan tersebut dapat semakin mempererat sinergi antara BBV Wates dengan para pengguna jasa dalam mendukung peningkatan kesehatan hewan, keamanan produk hewan, dan pengendalian penyakit hewan di Indonesia.
Forum Konsultasi Publik diikuti oleh para pengguna jasa BBV Wates yang berasal dari berbagai kalangan, baik perseorangan, perusahaan swasta, maupun instansi pemerintah, khususnya dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di berbagai daerah dalam wilayah kerja BBV Wates, serta UPT Lingkup Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, forum juga melibatkan unsur masyarakat yang terdiri atas akademisi, media massa, perangkat desa, panti asuhan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik ini, BBV Wates menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya pelayanan prima melalui kolaborasi dengan para pengguna jasa dan seluruh pemangku kepentingan.
“Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, akuntabel, adaptif, serta mendukung pembangunan subsektor peternakan dan kesehatan hewan yang maju, mandiri, dan modern,” tutupnya.

Member JLC Asal Wonosobo Raih Mobil Listrik dari JNE, Bukti Produk Daerah Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *