STARJOGJA.COM,JOGJA. Ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. ANANDA Bersinar hadir sebagai gerakan preventif yang bertujuan membangun ketahanan diri anak sejak dini terhadap bahaya narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bantul Arfin Munajah, S.E, M.M menyebutkan
kelompok usia anak dan remaja merupakan sasaran yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, sehingga membutuhkan perlindungan dan pendampingan dari seluruh elemen masyarakat.
“Program ANANDA Bersinar hadir sebagai gerakan preventif yang bertujuan membangun ketahanan diri anak sejak dini terhadap bahaya narkoba. Melalui program tersebut, BNN Kabupaten Bantul terus mendorong terciptanya lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang mampu menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.
Ia mengatakan Program ini sesuai dengan Asta Cita ke-7 dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahandan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Arfin juga menyampaikan bahwa peran BNN Kabupaten Bantul tidak hanya terbatas pada aspek penindakan, tetapi juga mencakup edukasi, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.
“Pendekatan yang komprehensif tersebut sangat penting agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.
Ia menegaskan keluarga punya peran penting dalam menyukseskan Gerakan ANANDA Bersinar
Keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan, membangun komunikasi yang terbuka, memberikan kasih sayang, serta menjadi teladan dalam berperilaku sehat.
“Anak yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis dan suportif biasanya memiliki ketahanan diri yang lebih baik terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk narkoba. Karena itu, keberhasilan Gerakan ANANDA Bersinar sangat bergantung pada keterlibatan aktif keluarga,” lanjutnya.
Selain keluarga, sekolah juga peran besar untuk menjadi benteng pencegahan narkoba bagi generasi muda.Menurutnya, Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan karakter. Sekolah dapat menjadi benteng pencegahan melalui pendidikan karakter, penguatan keterampilan hidup (life skills), penyediaan kegiatan positif, layanan konseling, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan sehat. Dengan demikian, sekolah dapat membantu anak menemukan potensi terbaiknya dan menjauhi perilaku berisiko.
“Jadilah pelopor hidup sehat dan agen perubahan di lingkungan masing-masing,” tutup Arfin.







Comments