STARJOGJA.COM, Info – Baim Wong membagikan pengalamannya menyutradarai film Semua Akan Baik-Baik Saja yang akan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026. Film ini menghadirkan sejumlah aktor dan aktris papan atas Indonesia.
“Saya sangat terbantu dengan pemain-pemain yang sangat hebat,” kata Baim dalam acara gala premier film di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Sebagai sutradara, Baim mengaku memberi ruang yang luas bagi para pemain untuk mengembangkan karakter mereka. Pendekatan tersebut dilakukan agar para aktor merasa nyaman selama proses syuting.
“Maukah diatur-atur sama kita? Balik lagi cara bahasa kita sebenarnya harus benar. Harus kita tidak menggurui gimana caranya mereka main dengan nyaman,” katanya.
Baim juga menerapkan metode penyutradaraan yang fleksibel dalam membangun suasana di lokasi syuting. Ia membiarkan para pemain menafsirkan skenario sesuai pendekatan masing-masing.
“Untungnya saya juga aktor, jadi bisa merespons itu dengan baik agar lebih ke arah bagaimana mereka bersatu. Bukannya saya tidak mau mengarahkan, dia harus nyaman dulu dengan dirinya,” kata Baim.
Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari para pemeran film. Reza Rahadian menilai proses syuting berjalan cair tanpa arahan yang terlalu kaku.
“Jadi merespons dia itu, setelah saya baca dulu skripnya, saya tanya sama Baim adegannya apa, udah langsung roll aja,” tutur Reza, yang berperan sebagai Langit di film tersebut.
Suasana kekeluargaan juga dirasakan para pemain selama proses produksi berlangsung. Hal itu dinilai membantu para aktor menampilkan kemampuan terbaik mereka di depan kamera.
“Jadi, ruang-ruang yang dibuat oleh Baim adalah ruang-ruang yang membuat kami, rasa-rasanya semua, ya, para aktor di sini, bisa menampilkan atau memberikan yang terbaik yang kami mampu,” katanya.
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” ditulis oleh Oka Aurora bersama Baim Wong. Ceritanya mengangkat perjuangan seorang anak sulung yang memikul tanggung jawab besar untuk keluarganya.
Film ini menceritakan perjuangan tokoh Langit, yang sebagai anak laki-laki tertua dalam keluarga memikul tanggung jawab untuk merawat ibu, adik-adik, sampai anak dari adiknya.
Sumber : Antara
Baca juga : Nova Apresiasi Film Dokumenter The Longest Wait: No Dream is Too Far, No Wait is Too Long







Comments