STARJOGJA.COM, Info – Para ilmuwan di China menemukan indikasi virus yang berpotensi menyebabkan kebutaan permanen melalui penyakit mata tertentu. Temuan ini menyoroti kemungkinan penularan dari organisme laut ke manusia.
Penelitian tersebut mengaitkan nodavirus mortalitas tersembunyi atau covert mortality nodavirus (CMNV) dengan kondisi hipertensi okular persisten virus anterior uveitis (POH-VAU). Virus ini ditemukan pada jaringan mata pasien yang sebelumnya banyak terpapar makanan laut mentah atau hewan laut.
“Studi ini mengungkapkan bahwa virus hewan air dikaitkan dengan penyakit manusia yang muncul,” tulis para ilmuwan dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Nature Microbiology, Senin (20/4/2026).
Studi dilakukan terhadap 70 pasien yang didiagnosis POH-VAU dalam rentang Januari 2022 hingga April 2025. Hasilnya menunjukkan adanya partikel virus yang memiliki kemiripan tinggi dengan CMNV.
Jika temuan ini terkonfirmasi lebih lanjut, virus tersebut akan menjadi yang pertama dari lingkungan akuatik yang dikaitkan langsung dengan penyakit mata pada manusia. Peneliti juga menggunakan antibodi spesifik untuk memastikan identitas virus tersebut.
Sekitar 75 persen pasien dalam penelitian tersebut dilaporkan sering mengonsumsi atau menangani makanan laut mentah. Hal ini memperkuat dugaan adanya kaitan antara paparan lingkungan laut dan infeksi pada manusia.
“Bahwa virus ini dapat menginfeksi invertebrata, ikan, dan mamalia cukup luar biasa. Saya tidak dapat membayangkan virus dengan jangkauan inang yang begitu luas,” kata Profesor Edward Holmes, seorang ahli penyakit menular di Universitas Sydney di Australia, kepada New Scientist.
Temuan ini membuka kemungkinan adanya penyebaran virus lintas spesies yang lebih luas dari yang selama ini diketahui. Para ilmuwan pun menilai penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami dampak dan penyebarannya.
Holmes menambahkan bahwa “sangat mungkin virus tersebut akan ada pada spesies lain yang belum kita ambil sampelnya”.
Sumber : Bisnis
Baca juga :





Comments