News

Yogyakarta Masuk Rute Biksu IWFP 2026, Bawa Pesan Perdamaian Antarumat

0
rekayasa lalin di tugu yogya DIY Menjadi Tuan Rumah Kongres Neurorehabilitasi Asia-Oseania 2025
Ilustrasi Tugu Jogja (starfm)

STARJOGJA.COM, Info – Indonesian Walk for Peace (IWFP) 2026 dipastikan akan melintasi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu titik singgah perjalanan para biksu. Kehadiran ini diharapkan memperkuat nilai moderasi beragama serta mempertegas Yogyakarta sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi.

Kepastian tersebut diperoleh setelah panitia IWFP 2026 melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam di Gedong Pareanom. Pemerintah daerah menyambut positif agenda tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan damai antarumat beragama.

“Tentu IWFP ini sejalan dengan cita-cita Pemda DIY dalam membangun moderasi kehidupan beragama, yakni saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Sejak awal, nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat DIY. Saya menyambut positif pelaksanaan IWFP ini dan berharap semangat moderasi terus digelorakan,” jelas Sri Paduka dalam pertemuan tersebut, Senin (20/04/2026).

DIY dinilai telah lama menjadi ruang hidup bagi keberagaman agama dan budaya. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa distraksi dan provokasi yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

“Baru pertama kali, justru ini sangat spesial bagi DIY sebagai kota city of tolerance, dan moderasinya sangat luas sekali untuk membangun satu sinergi antar masyarakat,” tegasnya.

Panitia IWFP menyebut kehadiran Yogyakarta sebagai titik singgah menjadi momen penting dalam perjalanan spiritual tersebut. Selain membawa pesan keagamaan, kegiatan ini juga berdampak pada kehidupan sosial hingga sektor pariwisata.

“Kita berharap ini tidak hanya sekali saja di DIY, siapa tahu bisa berkali-kali, sehingga menjadi satu tradisi yang cukup mengenalkan Jogja secara lokal maupun internasional,” tutup Ketua IWFP tersebut.

Dukungan juga datang dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY yang siap mendampingi seluruh rangkaian kegiatan IWFP. Kehadiran puluhan biksu akan difasilitasi sejak kedatangan hingga pelepasan di wilayah Muntilan, Magelang.

“Kami dari Kanwil Kemenag DIY mendampingi panitia, sekaligus memberikan rekomendasi bahwa kami siap mendukung berbagai agenda yang berlangsung di sini, baik bersama Gubernur, Wakil Gubernur, maupun dalam pendampingan rombongan 51 biksu,” ujar Ahmad Bajiej.

IWFP 2026 akan dimulai dari Bali dan melintasi sejumlah wilayah hingga mencapai puncak di Candi Borobudur. Perjalanan ini membawa pesan kedamaian yang diharapkan dapat dirasakan masyarakat luas.

“Maka kami berterima kasih, Yogyakarta sebagai City of Tolerance ini dipilih. Harapan ke depan bahwa Daerah istimewa Yogyakarta dapat menjadi daerah yang benar-benar damai untuk semua agama, untuk semua umat, untuk semua suku dan dari Yogyakarta untuk Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : Humas DIY

Bayu

Lagu Baru Sal Priadi Tercipta Saat Syuting Film Monster Pabrik Rambut

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News