Lifestyle

Kemenpar Promosikan Enam Desa Wisata untuk Destinasi Edukasi Pelajar

0
desa wisata edukasi program desa Rp1 miliar
Desa Wisata Srikeminut (diasta nikki)
STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Pariwisata mempromosikan enam desa wisata sebagai destinasi edukasi (edutrip) unggulan kepada sekolah. Program ini diarahkan untuk mempertemukan potensi wisata edukasi di desa dengan kebutuhan pembelajaran dalam kurikulum sekolah.
“Melalui promosi dan pemasaran langsung kepada para pengambil keputusan di sekolah, kami berharap tercipta keterhubungan antara kebutuhan kurikulum sekolah dan produk wisata edukasi yang ditawarkan desa wisata,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Enam desa wisata yang diperkenalkan yakni Desa Wisata Kreatif Terong di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung; Desa Wisata Krebet di Bantul, D.I. Yogyakarta; Desa Wisata Les dan Desa Wisata Sudaji di Buleleng, Bali; Desa Wisata Bugisan di Klaten, Jawa Tengah; serta Desa Wisata Selamanik di Ciamis, Jawa Barat.
Kemenpar ingin memperluas pandangan terhadap fungsi desa wisata, tidak sebatas sebagai destinasi rekreasi. Lingkungan desa juga dapat menjadi ruang belajar langsung bagi siswa untuk memahami budaya, alam, lingkungan, hingga kehidupan masyarakat setempat.
Made menilai keterhubungan antara potensi desa wisata dan materi pembelajaran menjadi bagian penting dalam pengembangan wisata edukasi. Karena itu, pemerintah telah menjalankan berbagai pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kesiapan desa wisata dalam menerima kunjungan pelajar.
Penguatan tersebut mencakup penyusunan kurikulum wisata serta pengembangan kegiatan berbasis pengalaman. Pengelola desa wisata didorong menyusun paket pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan mata pelajaran seperti sains, kebudayaan, ilmu sosial, ekologi, dan kewirausahaan.
Melalui paket tersebut, kegiatan perjalanan siswa dapat sekaligus menjadi pengalaman belajar dengan memanfaatkan lingkungan, budaya, aktivitas ekonomi, serta kehidupan masyarakat sebagai sumber pembelajaran.
Selain aspek pembelajaran, faktor keselamatan menjadi perhatian dalam pengembangan wisata edukasi. Desa wisata didorong memenuhi prosedur keselamatan, melakukan manajemen risiko, dan menyiapkan sistem kesiapsiagaan yang sesuai dengan karakteristik rombongan pelajar.
Kemenpar juga mendorong sistem transaksi yang lebih transparan dan mudah bagi sekolah. Salah satunya melalui penawaran harga khusus untuk rombongan serta opsi pembayaran non-tunai yang dapat membantu institusi pendidikan merencanakan perjalanan.
“Promosi wisata edukasi dan pemenuhan kualifikasi destinasi merupakan dua pilar utama dalam pengembangan wisata edukasi di desa wisata. Dengan demikian, desa wisata dapat menjadi mitra pembelajaran yang terpercaya bagi institusi pendidikan,” ujar Made.
Menurut Made, keterlibatan sekolah dalam program tersebut diharapkan memperluas pemanfaatan desa wisata sebagai destinasi edukasi yang berkelanjutan. Segmen pelajar juga dinilai berpotensi mendorong aktivitas ekonomi yang manfaatnya dapat diterima masyarakat lokal.
“Langkah ini sekaligus mendukung kampanye Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) serta memacu pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara dari segmen pelajar,” kata Made.
Promosi tersebut dilakukan dalam ajang 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026 yang berlangsung pada 30 September hingga 2 Oktober 2026 di SIS North East Jakarta (SIS NEJ). Kegiatan yang diselenggarakan perkumpulan sekolah yang tergabung dalam Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Indonesia itu mengusung tema Rooted in Heritage, Empowered by Humanity, Driven by Leadership.
Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia saat ini mencatat lebih dari 460 sekolah yang terdaftar. Jumlah tersebut menjadi peluang bagi desa wisata untuk memperluas pasar wisata edukasi sekaligus membangun kerja sama jangka panjang dengan institusi pendidikan.
Sumber : Antara
Bayu

Pulang Kampung Angkat Kisah Hubungan Bapak dan Anak dari Pengalaman Viky Sianipar

Previous article

Korea Selatan Kaji Ulang Pengecualian Wajib Militer bagi Atlet dan Seniman

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle