Lifestyle

Korea Selatan Kaji Ulang Pengecualian Wajib Militer bagi Atlet dan Seniman

0
wajib militer Korea Selatan BTS mengumumkan bahwa mereka akan mengikuti wajib militer. Sehingga BTS akan tidak aktif sementara waktu hingga 2025.
BTS akan Wajib Militer (Foto: Celebrities.id)
STARJOGJA.COM, Info – Pemerintah Korea Selatan berencana meninjau kembali kebijakan pengecualian wajib militer bagi atlet dan seniman berprestasi. Rencana tersebut muncul setelah pernyataan sejumlah atlet peraih medali emas Asian Games memicu kembali perdebatan mengenai keadilan sistem tersebut.
Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan Chae Hwi-young mengatakan pemerintah akan mendengar masukan dari komunitas olahraga dan seni sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Kementerian akan mendengarkan pandangan dari komunitas olahraga dan seni serta berkonsultasi dengan Kementerian Pertahanan Nasional dan Administrasi Tenaga Kerja Militer untuk merumuskan langkah-langkah komprehensif terkait masalah ini, mengingat hal tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat,” kata Chae.
Pernyataan itu disampaikan saat Chae menjawab pertanyaan anggota parlemen Cho Gye-won dari Partai Demokrat dalam sidang audit tahunan parlemen terhadap kementeriannya.
Kebijakan wajib militer Korea Selatan berlaku bagi pria yang memenuhi persyaratan fisik, dengan masa tugas sekitar 18 hingga 21 bulan. Sementara itu, atlet dan seniman tertentu yang meraih penghargaan tertinggi dalam kompetisi yang ditetapkan pemerintah dapat memperoleh pengecualian dari kewajiban tersebut.
Untuk atlet, fasilitas tersebut antara lain diberikan kepada peraih medali Olimpiade serta medali emas Asian Games. Kebijakan itu kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pemain tim nasional sepak bola U-23 Korea Selatan merayakan status pengecualian mereka setelah meraih medali emas Asian Games pada Sabtu.
Salah satu pemain, Yang Min-hyeok, menuai kritik setelah mengatakan dirinya lebih berfokus mendapatkan pengecualian wajib militer dibandingkan kemenangan medali. Pemain lainnya, Park Seung-soo, juga mendapat sorotan setelah mengunggah foto mengenakan topi yang umumnya digunakan oleh orang yang telah menyelesaikan wajib militer.
Kontroversi tersebut terjadi ketika Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga tengah mempertimbangkan perubahan terhadap sistem pengecualian. Pertimbangannya antara lain berkaitan dengan prinsip keadilan bagi warga yang tetap menjalani wajib militer serta berkurangnya jumlah penduduk yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan wajib militer.
Chae juga menyoroti distribusi penerima manfaat di sektor olahraga. Dari 43 atlet yang memenuhi syarat memperoleh fasilitas tersebut pada Asian Games tahun ini, sebanyak 36 di antaranya merupakan atlet sepak bola atau bisbol.
Meski demikian, Chae mengakui kebijakan pengecualian tersebut selama ini memberikan kesempatan bagi atlet dan seniman berprestasi untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.
“Namun, persepsi publik mengenai wajib militer dan nilai yang diberikan pada prinsip keadilan tampaknya telah berubah seiring berjalannya waktu,” ujarnya.
Sumber : Antara
Bayu

Kemenpar Promosikan Enam Desa Wisata untuk Destinasi Edukasi Pelajar

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle