Lifestyle

James Gunn Dikabarkan Tetap Pimpin DC Studios di Tengah Merger WBD

0
James Gunn DC Studios
James Gunn DC Studios (antara)
STARJOGJA.COM, Info — James Gunn dikabarkan tetap dipercaya memimpin DC Studios di tengah proses merger Warner Bros. Discovery (WBD) dengan Paramount Skydance. Gunn bersama Peter Safran disebut telah bertemu dengan CEO Skydance Media David Ellison untuk membahas masa depan DC Studios setelah proses penggabungan perusahaan.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (1/10) dan menurut sumber internal yang dikutip The Hollywood Reporter, berjalan positif. Gunn dan Safran disebut mendapat dukungan untuk tetap menjalankan tugas mereka di DC Studios.
Keduanya bahkan diminta untuk tetap melanjutkan pekerjaan yang tengah dikerjakan saat ini.
“terus melakukan apa yang sedang kalian lakukan,” menurut salah satu sumber.
DC Studios diperkirakan menjadi salah satu aset penting dalam struktur baru Paramount Skydance setelah WBD bergabung dengan perusahaan tersebut. Hal itu antara lain terlihat dari kemunculan logo DC Studios dalam video pengenalan perusahaan hasil penggabungan tersebut.
Selain logo DC Studios, video itu juga menampilkan logo Paramount dan Warner Bros. Kemunculan logo DC dinilai menjadi sinyal mengenai posisi penting studio sekaligus penerbit komik tersebut dalam perusahaan baru.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti posisi Gunn dan Safran dalam struktur organisasi Paramount Skydance nantinya. Termasuk kepada siapa keduanya akan bertanggung jawab setelah proses merger selesai.
Belum jelas apakah Gunn dan Safran akan melapor langsung kepada Ellison sebagai Pendiri dan CEO Skydance Media atau kepada Josh Greenstein dan Dana Goldberg yang disebut akan menduduki posisi pimpinan di Paramount.
Di tengah perubahan struktur tersebut, sejumlah proyek DC Studios yang telah memasuki tahap produksi atau pascaproduksi menjadi perhatian. Dua di antaranya adalah film thriller horor Clayface yang dijadwalkan tayang 23 Oktober serta Man of Tomorrow yang direncanakan hadir pada Juli 2027.
Ellison juga disebut telah menunjukkan dukungannya terhadap proyek DC Studios dengan mengunjungi lokasi syuting Man of Tomorrow di Atlanta pada musim panas 2026.
Pengalaman dari sejumlah film DC sebelumnya turut menjadi pertimbangan dalam proses transisi tersebut. The Flash dan Aquaman and the Lost Kingdom, yang dirilis pada 2023, menjadi contoh film yang diproduksi dalam satu kondisi perusahaan tetapi dirilis ketika situasi studio telah berubah dan keduanya mencatat kinerja box office yang buruk.
Namun, posisi para eksekutif tetap dapat berubah seiring proses merger berlangsung. Pam Abdy dan Michael DeLuca sebelumnya juga sempat bertemu dengan Ellison pada musim panas 2026 dan diperkirakan tetap bertahan, tetapi kemudian keduanya tersingkir dalam proses peleburan perusahaan.
Di sisi lain, kemunculan logo DC juga dinilai berkaitan dengan perkembangan DC Comics dalam beberapa tahun terakhir. Penerbit tersebut disebut mengalami perubahan strategi melalui peluncuran Absolute Universe dan upaya memperkuat kembali hubungan dengan para kreator.
Sebelum rencana merger dengan Skydance, sempat muncul rumor bahwa WBD di bawah kepemimpinan David Zaslav berencana menjual DC Studios. Dengan perkembangan terbaru, kemungkinan tersebut disebut semakin kecil.
“Ini adalah penghasil IP,” kata seorang sumber yang mengetahui seluk-beluk DC dan dunia komik.
Sumber : Antara
Bayu

Tim UGM Ungkap Risiko Eksploitasi di Balik Konten Lucu Anak

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle