Lifestyle

Sultan HB X: Kecanggihan AI Saja Tak Cukup untuk Menangkan Persaingan Usaha

0
filosofi Gemi Nastiti kecanggihan AI
filosofi Gemi Nastiti (huams DIY)
STARJOGJA.COM, Info – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai kecanggihan kecerdasan artifisial (AI) belum cukup untuk memenangkan persaingan usaha. Di tengah kemampuan AI membaca perilaku dan memprediksi kebutuhan konsumen, kepercayaan menjadi modal penting untuk menjaga hubungan jangka panjang antara pelaku usaha dan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan saat membuka Festival Pemasaran Jogja ke-14 Tahun 2026 bertema Winning The Competition in the Age of AI di Hotel Santika Premiere Yogyakarta, Kamis (27/8). Menurutnya, perkembangan AI membuka peluang besar bagi pemasaran sekaligus menuntut penggunaan teknologi yang tetap berpegang pada nilai kemanusiaan.
“AI mampu membaca perilaku konsumen, memperkirakan kebutuhan, menyusun pesan, memberikan rekomendasi, dan mempersonalisasi pengalaman,” kata Sri Sultan.
Namun, Sri Sultan mengingatkan kemampuan teknologi yang semakin besar harus diikuti tanggung jawab yang semakin besar pula. Menurutnya, terdapat risiko ketika kemampuan AI dalam mengenali manusia justru membuat konsumen diperlakukan hanya sebagai kumpulan data.
Karena itu, Sri Sultan menekankan pentingnya keberanian moral dalam praktik pemasaran yang memanfaatkan AI. Setidaknya terdapat empat hal yang perlu menjadi perhatian, yakni personalisasi tanpa penyusupan, persuasi tanpa manipulasi, otomasi dengan tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang bertanggung jawab, serta keterbukaan yang mampu membangun kepercayaan.
Teknologi tetap dapat digunakan untuk mengenali kebutuhan konsumen, tetapi tidak semestinya menghilangkan batas antara pelayanan dan pengawasan. Demikian pula algoritma tidak boleh dimanfaatkan untuk mengeksploitasi kerentanan seseorang hanya demi mendorong terjadinya transaksi.
Sri Sultan menegaskan penggunaan teknologi tidak menghapus tanggung jawab manusia atas keputusan yang dihasilkan. Mesin dapat mengolah data dan memberikan rekomendasi, tetapi pertimbangan etis dan pengawasan tetap tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada algoritma.
Karena itu, Sri Sultan mengajak pelaku usaha melihat kembali nilai budaya Jawa Tuna Satak, Bathi Sanak. Nilai tersebut mengajarkan kesediaan mengorbankan sebagian keuntungan material untuk memperoleh sesuatu yang lebih bernilai, di antaranya hubungan baik, kepercayaan, dan persaudaraan.
“Dalam hitungan sesaat, keputusan itu mungkin tampak sebagai tuna satak. Tetapi apabila yang diperoleh adalah kepercayaan masyarakat, loyalitas pelanggan, reputasi, dan keberlanjutan usaha, sesungguhnya itulah bathi sanak dalam maknanya yang paling modern,” tutur Sri Sultan.
Sri Sultan selanjutnya mendorong agar orientasi pemasaran yang selama ini berpusat pada pelanggan dikembangkan menjadi pemasaran yang tetap menempatkan manusia sebagai pusat perhatian. Menurutnya, konsumen bukan hanya bagian dari aktivitas ekonomi, tetapi juga manusia yang memiliki hak atas privasi, informasi, pilihan, dan perlindungan dari manipulasi.
Bagi Sri Sultan, etika tidak seharusnya ditempatkan sebagai penghambat inovasi. Justru ketika AI semakin banyak digunakan dalam proses bisnis, kepercayaan dapat menjadi sumber keunggulan yang membedakan satu usaha dengan usaha lainnya.
“Kecerdasan artifisial dapat memenangkan perhatian. Algoritma dapat meningkatkan transaksi. Data dapat mempercepat keputusan. Namun, hanya kepercayaan yang dapat memenangkan masa depan,” kata Sri Sultan.
Sri Sultan berharap Festival Pemasaran Jogja ke-14 Tahun 2026 menjadi ruang untuk membangun strategi persaingan yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga sehat, beradab, dan bertanggung jawab. Kemajuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemajuan moral agar inovasi tetap memperkuat, bukan mengurangi, nilai kemanusiaan.
Sumber : Humas Pemda DIY
Bayu

BI DIY Musnahkan 18.680 Lembar Uang Rupiah Palsu

Previous article

Motor City, Film Aksi Minim Dialog yang Biarkan Aksi Bicara

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle