STARJOGJA.COM, Info – Indonesia dan Spanyol sepakat memperkuat kerja sama di bidang kebudayaan melalui pembaruan nota kesepahaman (MoU) sekaligus membahas langkah bersama dalam mendukung pelindungan warisan budaya Palestina. Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Kebudayaan kedua negara di Madrid, Spanyol.
“Kami mengusulkan kemudahan skema koproduksi bagi sineas kedua negara. Selain itu, kita dapat mengembangkan skema matching fund atau dana padanan untuk mendukung para pembuat film,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kamis (9/7/2026).
Pertemuan Fadli Zon dengan Menteri Kebudayaan Spanyol Ernest Urtasun berlangsung di sela International Conference on the Reconstruction of Cultural Sector in Palestine. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pembaruan MoU kebudayaan sebagai dasar memperluas kolaborasi, terutama di sektor perfilman.
“Kita perlu menjajaki peluang untuk mengundang film-film Indonesia agar berpartisipasi dalam festival tersebut. Sektor perfilman dapat menjadi salah satu bidang prioritas dalam kerja sama kedua negara,” kata Ernest Urtasun.
Fadli menilai industri perfilman Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui skema produksi bersama dengan Spanyol. Dengan produksi lebih dari 250 film setiap tahun, Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk memperluas jejaring industri kreatif di tingkat internasional.
Selain sektor perfilman, kedua negara juga membuka peluang kerja sama dalam pembentukan pusat kebudayaan, pelestarian warisan budaya, serta penyusunan berbagai agenda budaya yang berkelanjutan. Pemerintah Spanyol juga mendorong partisipasi film Indonesia pada festival-festival bergengsi seperti Festival Film San Sebastián dan Festival Film Málaga.
“Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Namun, bukan hanya karena faktor tersebut, dukungan terhadap perjuangan Palestina datang dari pemerintah, parlemen, dan masyarakat Indonesia secara luas,” kata Fadli Zon.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri turut membahas pembentukan International Alliance for the Protection of Palestinian Culture sebagai upaya memperkuat pelindungan identitas dan warisan budaya Palestina. Indonesia menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut dan mengapresiasi langkah Pemerintah Spanyol dalam membangun dukungan internasional.
“Kami memiliki komitmen kuat untuk mendukung Palestina. Bersama UNESCO, kami telah melakukan upaya besar untuk mendukung kebudayaan di Ukraina, dan kami meyakini bahwa upaya serupa juga perlu dilakukan untuk Palestina,” ujar Urtasun.
Fadli menjelaskan, berbagai lembaga internasional seperti UNESCO dan Arab League Educational, Cultural and Scientific Organization (ALECSO) juga telah menjalankan sejumlah program untuk menjaga warisan budaya Palestina. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi langkah penting dalam memastikan identitas budaya Palestina tetap terlindungi.
Sumber : Antara






Comments