LifestyleSport

Penuh Drama di Piala Dunia 2026 saat Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti 

0
Maroko piala dunia
Sejumlah pemain Timnas Maroko berselebrasi usai rekannya menjebol gawang Timnas Belanda dalam adu penalti pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Maroko menang dalam adu penalti 3-2 setelah laga berakhir imbang 1-1 sehingga lolos ke babak 16 besar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
STARJOGJA.COM, Info – Tim nasional Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada laga 32 besar di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Selasa WIB.
Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo mencetak gol pembuka pada menit ke-72. Namun, kemenangan Oranje buyar ketika Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit pertama masa injury time babak kedua. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit dan babak tambahan waktu, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Maroko tampil lebih tenang. Ismael Saibari menjadi penentu kemenangan setelah sukses menjalankan tugas sebagai penendang kelima. Di kubu Belanda, Justin Kluivert, Quentin Timber, dan Crysencio Summerville gagal mencetak gol, sedangkan Maroko hanya kehilangan dua kesempatan melalui Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Belanda berusaha menguasai permainan melalui duet Ryan Gravenberch dan Frenkie de Jong, sementara Maroko mengandalkan pressing ketat serta duel fisik untuk meredam serangan lawan.
Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang pada babak pertama. Maroko mengancam lewat bola mati, sedangkan Belanda memperoleh kesempatan melalui Brian Brobbey, Denzel Dumfries, Cody Gakpo, hingga Crysencio Summerville. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Maroko tampil lebih agresif dan hampir mencetak gol melalui Ayyoub Bouaddi serta Achraf Hakimi yang sama-sama membentur mistar gawang.
Belanda justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-72. Summerville menusuk dari sisi kanan sebelum mengirim umpan yang diselesaikan dengan baik oleh Gakpo menjadi gol.
Keunggulan tersebut membuat Belanda lebih bertahan, sementara Maroko terus meningkatkan tekanan. Upaya itu membuahkan hasil saat Issa Diop memanfaatkan umpan Chemsdine Talbi untuk menyamakan skor menjadi 1-1 pada masa injury time.
Babak tambahan waktu berlangsung sengit dengan Maroko beberapa kali mengancam, termasuk melalui Sofiane Rahimi. Namun, penampilan gemilang Bart Verbruggen membuat skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Pada adu penalti, Teun Koopmeiners sempat membawa Belanda unggul setelah Neil El Aynaoui gagal mengeksekusi penalti pertama Maroko. Namun, kegagalan Justin Kluivert membuka momentum bagi Singa Atlas untuk bangkit hingga akhirnya memastikan kemenangan 3-2.
Hasil ini mengantarkan Maroko menghadapi Kanada pada babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Minggu (5/7) WIB.
Sumber : Antara
Bayu

Menteri Wihaji: Fenomena Fatherless Picu Tawuran hingga Penyalahgunaan Narkoba

Previous article

Bukan Sekadar Permainan, Dolanan Anak Ajarkan Karakter dan Jaga Warisan Budaya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle