News

Kalazion pada Mata Sering Dianggap Sepele, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

0
Mata kedutan kalazion
ist
STARJOGJA.COM, Info – Kalazion menjadi masalah mata yang cukup sering terjadi dan kerap dianggap sepele, padahal dapat menimbulkan benjolan mengganggu di kelopak mata. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyumbatan kelenjar minyak, terutama akibat kebiasaan kurang bersih dalam merawat area mata.

“Kalazion sendiri merupakan benjolan merah di kelopak mata yang muncul akibat penyumbatan kelenjar minyak atau kelenjar meibom. Awalnya bisa terasa nyeri, namun seiring waktu biasanya tidak menimbulkan rasa sakit meski benjolan masih terlihat,” mengutip Théa Laboratoires, Sabtu (28/3/2026).

Kalazion biasanya muncul di bagian dalam kelopak mata atas, meski dalam beberapa kasus juga bisa terjadi di kelopak bawah. Kondisi ini lebih sering dialami orang dewasa usia 30 hingga 50 tahun, tetapi tetap bisa terjadi pada siapa saja.

“Kalazion sering kali disamakan dengan bintitan, padahal keduanya berbeda. Bintitan biasanya disebabkan infeksi bakteri dan terasa lebih nyeri, sedangkan kalazion terjadi karena penyumbatan kelenjar minyak dan cenderung tidak sakit,” demikian penjelasan yang dikutip.

Masalah ini dapat dipicu oleh kebiasaan yang kurang tepat, seperti tidak membersihkan sisa makeup dengan baik atau penggunaan produk mata yang tidak cocok. Selain itu, penyumbatan kelenjar meibom membuat cairan minyak menjadi lebih kental dan akhirnya membentuk benjolan.

“Gejala yang muncul biasanya berupa benjolan di kelopak mata, kemerahan, iritasi ringan, mata berair, hingga penglihatan sedikit kabur jika ukurannya cukup besar,” mengutip Cleveland Clinic.

Selain gejala, terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kalazion, mulai dari kondisi kulit hingga kebiasaan sehari-hari. Beberapa di antaranya termasuk kulit berminyak, riwayat peradangan kelopak mata, hingga kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes.

“Faktor lain yang memicu kalazion antara lain tidak membersihkan makeup dengan bersih, penggunaan produk yang iritatif, serta perubahan hormon dan penggunaan lensa kontak,” demikian dikutip.

Meski terlihat mengganggu, kalazion umumnya dapat sembuh dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Kompres hangat dan pijatan lembut di area kelopak mata dapat membantu melancarkan sumbatan dan mempercepat proses penyembuhan.

“Jika ditangani dengan tepat, kalazion biasanya akan membaik dan perlahan menghilang dalam beberapa minggu hingga bulan,” demikian dikutip.

Sumber : bisnis
Bayu

IDAI Ingatkan Pentingnya Aktivitas Fisik Anak di Tengah Aturan Pembatasan Media Sosial PP Tunas

Previous article

BBPPMT Yogyakarta Didorong Jadi Etalase Kawasan Transmigrasi

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News