STARJOGJA.COM, Info – Maliq & D’Essentials membuat sendiri video musik minimalis untuk seluruh lagu di album kesepuluh mereka, Kabar Gembira. Penabuh drum Widi Puradiredja menyebut konsep itu memberi penonton ruang menafsirkan lagu lewat imajinasi masing-masing, tanpa terlalu dipengaruhi visual yang dominan.
“Gua lebih pengin ngebebasin anak-anak ekspresinya sesuai apa yang dirasain aja gitu,” ujar Widi saat sesi dengar album terbaru Maliq & D’Essentials di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Pilihan itu sejalan dengan cara band mengemas pertunjukan langsung selama lebih dari 20 tahun berkarya. Mereka terbiasa meminta tim konser membatasi tata lampu dan visual yang mencolok agar karakter musik tetap menjadi pusat perhatian.
Video direkam secara mandiri di markas band dengan latar layar hijau (green screen). Targetnya tiga lagu selesai dalam sehari, dibantu penyunting yang memahami penyutradaraan.
Vokalis Indah Wisnuwardhana mengungkapkan para personel syuting secara terpisah. Mereka tidak tahu aksi rekan satu grup saat direkam, sehingga harus memperkirakan gerakan satu sama lain.
Video sembilan lagu tersebut dapat disaksikan publik lewat “Kabar Gembira Exhibition”, kolaborasi Sony Music Entertainment Indonesia dan Connect by ASHTA. Pameran ini berlangsung di lantai dasar sebuah mal di kawasan SCBD, Jakarta, hingga 17 November 2026.
Eksibisi itu juga menampilkan transformasi identitas Maliq & D’Essentials menjadi jenama ekosistem bisnis melalui MAD HAUS. MAD HAUS adalah markas band yang mengelola pilar industri kreatif di luar musik, seperti desain, pertunjukan teater, dan produk kerajinan, yang bisa diakses masyarakat selama pameran.
Sumber : Antara
Baca juga : MALIQ & D’Essentials Siapkan Album ke-10, Terinspirasi Musikal Senja Teduh Pelita







Comments