STARJOGJA.COM, Info – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya peningkatan kasus influenza di masyarakat pada akhir September 2026. Pada pekan ke-38, sebanyak 148 dari 265 spesimen yang diperiksa dinyatakan positif influenza dengan positivity rate mencapai 56 persen.
Data tersebut dikutip dari situs resmi Kemenkes pada Sabtu (3/10/2026). Kemenkes menegaskan angka 56 persen merupakan proporsi spesimen yang positif dari seluruh spesimen yang diperiksa, bukan berarti 56 persen penduduk Indonesia terinfeksi influenza.
Peningkatan kasus tersebut disebut belum menunjukkan lonjakan besar dan masih mengikuti pola musiman yang umum terjadi di Indonesia. Pergantian musim, meningkatnya mobilitas masyarakat, serta subtipe virus yang dominan menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi peningkatan kasus influenza.
Kondisi iklim tropis Indonesia juga turut mendukung penyebaran virus influenza. Meski demikian, Kemenkes menyatakan situasi influenza saat ini belum masuk kategori darurat atau mengkhawatirkan.
Masyarakat tetap diimbau menjaga kesehatan dan mewaspadai gejala influenza. Gejala yang umum muncul antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, hingga kelelahan.
Apa Itu Influenza?
Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan virus influenza. Di Indonesia, penyakit tersebut umumnya berkaitan dengan virus influenza tipe A dan B yang dapat menyebar melalui percikan pernapasan.
Influenza dapat menyerang berbagai kelompok masyarakat. Sebagian besar penderita dapat pulih dalam waktu sekitar satu minggu tanpa memerlukan rawat inap atau pengobatan khusus.
Meski demikian, influenza dapat menimbulkan komplikasi pada kelompok rentan. Kelompok tersebut meliputi anak kecil, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit penyerta atau komorbid.
Cara Meredakan Gejala Influenza
Beberapa langkah yang disebut dalam sumber Kemenkes dapat dilakukan untuk membantu meringankan gejala influenza. Masyarakat dianjurkan mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup serta menyesuaikan aktivitas selama masa pemulihan.
Asupan cairan juga perlu diperhatikan untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cairan dapat diperoleh melalui air, jus, maupun makanan yang mengandung buah.
Untuk membantu meredakan demam, pusing, atau nyeri, sumber tersebut menyebut penggunaan acetaminophen atau ibuprofen. Antibiotik tidak dianjurkan untuk influenza, sedangkan anak dan remaja yang sedang dalam masa pemulihan tidak boleh mengonsumsi aspirin.
Selama mengalami gejala, masyarakat juga dianjurkan tetap berada di rumah hingga kondisi membaik. Jika kondisi atau gejala memburuk, perlu menghindari paparan dengan orang lain untuk membantu mencegah penyebaran virus.
Sumber : Bisnis
Baca juga : Film Merah Sebelum Fajar Garin Nugroho Masuk Kompetisi Utama Festival Film Tokyo







Comments