STARJOGJA.COM, Info – Jumlah penduduk Jepang berusia 65 tahun ke atas diperkirakan mencapai 36,24 juta jiwa atau 29,6 persen dari total populasi. Angka tersebut menjadi proporsi lansia tertinggi yang pernah tercatat di Jepang sekaligus menempatkannya sebagai negara dengan persentase penduduk lansia tertinggi di antara negara berpenduduk lebih dari 40 juta jiwa.
Data perkiraan tersebut dirilis Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang menjelang peringatan Hari Penghormatan bagi Orang Lanjut Usia atau Respect for the Aged Day pada Senin (21/9/2026). Jumlah lansia terdiri atas 15,71 juta laki-laki dan 20,54 juta perempuan, meningkat sekitar 20.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada September 2025, proporsi penduduk lansia Jepang tercatat 29,4 persen. Rekor tersebut kemudian kembali meningkat dan menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah untuk ketiga kalinya setelah rekor yang tercatat pada 2022 dan 2024.
Di antara 39 negara dengan populasi sedikitnya 40 juta jiwa, Jepang berada di atas Italia dengan proporsi lansia 25,6 persen. Berikutnya Jerman tercatat 24,2 persen dan Prancis 22,9 persen.
Kelompok penduduk berusia 75 tahun ke atas juga mencapai angka tinggi, yakni 17,7 persen dari total populasi Jepang. Proporsi tersebut menjadi yang tertinggi di antara sembilan negara maju utama, disusul Italia sebesar 13,3 persen.
Lembaga Penelitian Populasi dan Jaminan Sosial Nasional Jepang memproyeksikan jumlah penduduk lansia masih akan bertambah dalam beberapa dekade mendatang. Pada 2045, jumlahnya diperkirakan mencapai 39,45 juta jiwa atau 36,3 persen dari total penduduk.
Peningkatan tersebut salah satunya dipengaruhi masuknya generasi baby boom kedua, yang lahir pada periode 1971-1974, ke kelompok usia lanjut. Kondisi itu menunjukkan semakin besarnya porsi penduduk lanjut usia dalam struktur demografi Jepang.
Sumber : Antara
Baca juga : Hidup Sendirian, Banyak Lansia di Jepang Melakukan Kejahatan Ringan Agar Dipenjara







Comments