Lifestyle

Jagongan Kopi, Rumah bagi Penikmat Kopi di Yogyakarta

0
jagongan kopi
Jagongan Kopi Bantul (Ulima Fauzia Elisa)

STARJOGJA.COM, JOGJA — Menjamurnya kedai kopi modern dengan konsep minimalis di Yogyakarta tidak menyurutkan langkah Jagongan Kopi untuk tetap eksis. Berlokasi di Jl. Jogoripon, Jaranan, Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, kedai ini justru sukses mempertahankan konsep klasik coffeeshop era 2016-2017 yang mengutamakan ruang interaksi.

Jagongan Kopi lahir tahun 2017 dengan bermodalkan sebuah gerobak sederhana. Konsistensi merawat rasa kopi dan keakraban dengan pelanggan inilah yang membawa Jagongan Kopi ke rumah bergaya tradisional pada tahun 2019.

“Kita tuh berlima kaya membangun circle gitu, walopun awalnya yang mulai Mas Tatang pakai gerobak terus tahun 2019 tuh aku baru join buat nyewa tempat ini,” ujar Dika, salah satu owner Jagongan Kopi Selasa (14/07/2026).

Kini, Jagongan Kopi berkembang pesat melampaui ekspektasi awal mereka. Kedai ini bahkan sudah memiliki mesin roasting sendiri untuk menjaga kualitas produknya. Uniknya, nuansa kesederhanaan awal mereka tetap dipertahankan, salah satunya lewat lemari kayu legendaris seharga Rp60.000 yang masih terawat hingga sekarang.

“Kita semua tuh mengalir aja prinsipnya. Nggak ada loh dibayangan kita kalo bisa punya mesin roasting sendiri yang harganya berjuta-juta, lemari kayu ini yang percaya atau nggak harganya 60.000. semua pokoknya jalanin aja.”

Dika juga menambahkan bahwa Jagongan Kopi menerapkan manajemen yang organik, terutama dalam hal marketing. Mereka mempercayai kekuatan relasi langsung dan kenyamanan pelanggan untuk menghidupkan suasana warung.

“Warung supaya ramai itu dibuat dan diciptakan, dan untuk menciptakan keramaian itu kami memberikan service yang excellent. Jadi, kami tidak hanya menjual produk, tapi juga menjual jasa yang lebih banyak porsinya” imbuh Dika.

Sebagai kedai spesialis kopi, Jagongan menawarkan variasi menu berbasis robusta dan arabika. Menariknya, dari sekian banyak pilihan, varian yang paling berkualitas dan selalu laku keras hingga habis duluan adalah menu “biji kopi rahasia”.

Sesuai dengan namanya, filosofi “Jagong” yang berarti berkumpul atau nongkrong dalam bahasa Jawa benar-benar dihidupkan melalui pelayanan kedai ini. Dika menegaskan bahwa mereka ingin memberikan pengalaman berharga dan inklusif bagi siapa saja yang datang.

“Kita tuh pengen temen-temen yang datang kesini tuh merasa dihargai dan nggak takut sendirian mau kamu pakai sarung ataupun sandal juga fine-fine aja,” tambahnya.

Melalui komitmen pelayanan yang membumi tersebut, Dika menjamin setiap pengunjung akan merasa nyaman layaknya berada di rumah teman sendiri. Maka tidak heran jika Jagongan Kopi mendefinisikan diri mereka dalam satu kata yang hangat, yakni: Rumah.

Baca juga: Kopi Parto Suguhkan Cita Rasa Kopi Merapi di Tengah Ramainya Kafe Kaliurang

Penulis: Ulima Fauzia Elisa

Pameran Arundhati Kenalkan Karya dari Dua Seniman Senior Yogyakarta

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle