STARJOGJA.COM, Info – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melontarkan kritik keras terhadap Jepang dengan menyebut negara tersebut tengah berubah menjadi negara perang dan berupaya menjadi kekuatan militer baru di kawasan Asia Timur.
Pernyataan itu disampaikan Kim saat menutup rapat Partai Buruh Korea di Pyongyang, Senin (22/6). Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, Kim menilai Jepang memanfaatkan situasi keamanan global untuk melepaskan berbagai pembatasan yang selama ini membatasi penguatan militernya.
Kim mengatakan langkah Jepang tersebut berpotensi memicu kekhawatiran serius dari komunitas internasional. Ia juga menuduh Tokyo secara terbuka berupaya memperkuat kemampuan militernya dan menghidupkan kembali semangat militerisme.
Selain mengkritik Jepang, Kim turut menuding Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai pihak yang memperburuk situasi di Semenanjung Korea melalui modernisasi militer, latihan perang bersama, dan aktivitas pengintaian.
Menurut Kim, kondisi tersebut menjadi alasan bagi Korea Utara untuk terus memperkuat kemampuan pertahanan nasional, termasuk pengembangan teknologi nuklir. Ia menegaskan negaranya akan menjalankan program-program pertahanan yang lebih besar dan inovatif dengan kecepatan yang semakin meningkat.
Kim juga menyerukan penguatan aset pertahanan secara berkelanjutan agar Korea Utara mampu bersaing dan mengungguli negara-negara lain dalam bidang militer.
Dalam pertemuan tersebut, Partai Buruh Korea juga memutuskan mencopot Kim Jae Ryong dari sejumlah jabatan penting, termasuk anggota Presidium Politbiro. Namun, KCNA tidak menjelaskan alasan pencopotan tersebut.
Pernyataan terbaru Kim Jong Un menambah panjang ketegangan politik dan keamanan di kawasan Asia Timur, di tengah meningkatnya persaingan militer antara sejumlah negara di wilayah tersebut.
Sumber : Antara







Comments