STARJOGJA.COM, Info – Butter Baby terus memperluas langkahnya setelah sukses menjadi salah satu jenama dessert lokal yang paling banyak diperbincangkan dalam setahun terakhir. Brand donat yang dikenal lewat karakter-karakter menggemaskan ini kini menargetkan ekspansi ke sejumlah negara sebagai bagian dari strategi pengembangan pasar internasional.
CEO Butter Baby Shane Lewis mengatakan ekspansi global sebenarnya sudah menjadi bagian dari rencana perusahaan sejak gerai pertama dibuka di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Rabu (10/6/2026), sejak hari pertama kami membuka flagship store di Blok M, ekspansi sudah menjadi bagian dari rencana besar Butter Baby. Kami beruntung karena sejak awal sudah berdiskusi dengan cukup banyak mitra potensial mengenai pengembangan bisnis ke berbagai wilayah,” kata Shane dalam acara Screening Experience Butter Baby di Jakarta.
Butter Baby didirikan oleh Nick dan Henry Burch, putra dari pendiri rumah mode mewah Tory Burch LLC. Brand ini dikenal melalui donat artisan dengan tampilan unik yang dikreasikan oleh chef pastry lokal Dedy Sutan Supriady.
Selain tampilannya yang menarik, produk Butter Baby juga menawarkan tekstur lembut di bagian dalam dengan lapisan luar yang renyah. Popularitas tersebut membuat Butter Baby berkembang dari satu gerai di Blok M menjadi hadir di sejumlah pusat perbelanjaan ternama seperti Central Park, Pondok Indah Mall, dan Plaza Senayan.
Kesuksesan di pasar domestik juga mendorong Butter Baby melakukan pop-up internasional pertamanya di Los Angeles. Sambutan positif yang diterima menjadi salah satu faktor pendorong perusahaan untuk memperluas jangkauan ke pasar global.
Menurut Shane, Thailand dan Malaysia menjadi dua negara regional yang diproyeksikan membuka gerai Butter Baby dalam waktu mendatang. Selain itu, perusahaan juga tengah menjajaki peluang kerja sama dengan mitra di China untuk memperluas pasar di kawasan Asia.
“Thailand dan Malaysia menjadi fokus awal kami di kawasan regional, sementara sejumlah pembicaraan juga sedang berlangsung untuk pengembangan pasar di China,” ujarnya.
Dalam ekspansinya, Butter Baby akan tetap mengadopsi model bisnis yang sama seperti di Indonesia. Perusahaan akan menghadirkan flagship store sebagai pusat utama yang didukung jaringan gerai berukuran lebih kecil dan terhubung dengan central kitchen.
Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus memperkuat identitas merek di setiap negara yang menjadi tujuan ekspansi.
Selain membuka gerai permanen, Butter Baby juga menyiapkan rangkaian pop-up internasional sebagai bagian dari strategi pengenalan merek. Dalam delapan hingga sembilan bulan ke depan, perusahaan berencana menggelar pop-up di Seoul sebelum melanjutkan ke sejumlah kota besar di Amerika Serikat seperti New York, Miami, dan Los Angeles.
Shane mengungkapkan Butter Baby menargetkan enam pop-up internasional dalam dua tahun mendatang yang tersebar di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Korea Selatan.
“Rabu (10/6/2026), selama dua tahun ke depan, Butter Baby berencana menggelar enam pop-up di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, dan sejumlah lokasi lainnya,” kata Shane.
Melalui strategi ekspansi gerai dan pop-up internasional tersebut, Butter Baby berharap dapat memperkenalkan identitas merek lokal Indonesia ke pasar global sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen di berbagai negara.
Meta Description (Yoast SEO): Butter Baby menyiapkan ekspansi global ke Thailand, Malaysia, China, Korea Selatan, dan Amerika Serikat setelah sukses menjadi donat viral asal Jakarta.
Sumber : Bisnis







Comments