STARJOGJA.COM, Info – Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup sementara untuk aktivitas wisata mulai Sabtu (30/5/2026) hingga Selasa (2/6/2026) terkait pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026. Penutupan dilakukan untuk mendukung prosesi adat masyarakat Tengger sekaligus pembersihan kawasan setelah ritual berlangsung.
“Kawasan Gunung Bromo hanya terbuka bagi masyarakat yang akan mengikuti Ritual Yadnya Kasada pada 30 Mei – 1 Juni 2026 yang beridentitas sesuai dengan ketentuan yang tertulis pada Surat Edaran Ketua Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha Sabtu (23/5/2026).
Penutupan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran Ketua Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger Nomor 294/E/PDP-TENGGER/IV/2026 tentang pelaksanaan Upacara Ritual Yadnya Kasada 2026. Selama masa penutupan, wisatawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan Gunung Bromo dan area sekitarnya.
Pada 2 Juni 2026, kawasan Bromo hanya diperuntukkan bagi masyarakat dan petugas yang terlibat dalam proses pembersihan kawasan pasca ritual adat. Aktivitas wisata baru kembali dibuka mulai 3 Juni 2026 pukul 01.00 WIB.
“Kepada masyarakat, pengunjung, pelaku jasa wisata dan pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab,” ujarnya.
Ritual Yadnya Kasada sendiri merupakan tradisi sakral masyarakat Suku Tengger yang digelar setiap tahun di kawasan Gunung Bromo. Dalam prosesi tersebut, masyarakat membawa berbagai sesaji sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada leluhur.
Penutupan sementara kawasan wisata juga dilakukan untuk menjaga kelancaran ritual serta memastikan kondisi kawasan tetap bersih dan aman setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
Sumber : Bisnis
Baca juga : Gunung Bromo Tengger Semeru Kembali Ditutup







Comments