Lifestyle

Seniman Ghost in the Cell Dorong Karya Instalasi Lebih Banyak Hadir di Film Indonesia

0
Film Ghost in the Cell ber Karya instalasi dalam film Indonesialinale
Film Ghost in the Cell berlinale (antara)

STARJOGJA.COM, Info – Para ilustrator dan seniman yang terlibat dalam Ghost in the Cell berharap karya seni rupa dan instalasi visual semakin banyak digunakan dalam produksi film Indonesia. Kehadiran elemen seni visual dinilai membuka ruang baru bagi para perupa untuk menampilkan karya mereka ke publik yang lebih luas.

Harapan tersebut disampaikan dalam pameran “Macabre Art Installation: Ghost in the Cell” di Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026). Salah satu pembuat instalasi “Human Stove”, Rudy Ao mengatakan proyek tersebut menjadi pengalaman pertamanya membuat karya instalasi khusus untuk film.

Rudy yang pernah terlibat dalam proyek visual untuk DC Comics dipercaya menggarap instalasi berdasarkan konsep visual dari sutradara Joko Anwar.

“Bang Joko tuh cari talent, cari seniman-senimannya di IG, tapi orang-orang tunjuk saya, akhirnya Bang Jokan kontak saya,” kata Rudy, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Rudy, konsep visual yang diberikan Joko Anwar sempat membuatnya terkejut karena tampil sadis dan kasar. Meski begitu, ia mengaku tertarik karena proyek tersebut memberinya ruang eksplorasi artistik yang berbeda dari karya sebelumnya.

“Tapi, aku senang-senang aja bisa mengeksplorasi karena jadi tantangan tersendiri,” katanya.

Rudy berharap penggunaan karya instalasi dan seni rupa dalam film bisa semakin berkembang sehingga apresiasi masyarakat terhadap karya visual lokal juga ikut meningkat.

Hal serupa disampaikan ilustrator “Corrupted Lady Justice”, Anwita Citriya yang menilai kolaborasi seni visual dengan film memiliki potensi besar di industri kreatif Indonesia.

“Kayaknya potensinya banyak banget sih. Ini promising stuff,” kata Anwita.

Anwita mengatakan para ilustrator diberikan kebebasan mengembangkan interpretasi visual berdasarkan skrip dan karakter yang disiapkan tim produksi film. Pendekatan tersebut dinilai membuat proses kreatif menjadi lebih terbuka dan eksploratif.

“Kita dikasih skrip sama karakternya seperti apa. Tapi untuk interpretasi gimana versi corrupted-nya Lady Justice ini kita mikir sendiri,” katanya.

Sumber : Antara

Baca juga: Ghost in the Cell Tembus 3,2 Juta Penonton, Siap Diadaptasi Jadi Musikal

Bayu

Persipura Disanksi Berat, Komdis PSSI Larang Suporter Hadir Semusim Penuh

Previous article

Epidemiolog Soroti Ancaman Wabah Ebola di Kongo dan Uganda

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle