STARJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi meluncurkan Program Unggulan Gotong Royong Tahun 2026. Peluncuran program ini dipusatkan di Balai Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo, pada Senin (4/5/2026).
Program Unggulan Gotong Royong Tahun 2026 bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial masyarakat dalam membangun daerahnya secara mandiri, sekaligus memperkuat infrastruktur di wilayah rawan bencana.
Kegiatan yang dilaksanakan serentak mulai tanggal 4 hingga 7 Mei 2026 ini melibatkan sinergi antara pemerintah kabupaten, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat. Dasar pelaksanaan program ini adalah Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor B400.10/5/2026 tentang petunjuk teknis kegiatan gotong royong tahun 2026.
Sasar Delapan Kalurahan di Girisubo
Dalam laporannya, Panewu Girisubo, Haryanto memaparkan terdapat delapan kalurahan di Kapanewon Girisubo yang menjadi sasaran pembangunan fisik dengan fokus pada mitigasi bencana, seperti pembangunan talud, jalur air maupun cor rabat.
“Total anggaran yang dialokasikan bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp280 juta, yang dibagi rata kepada delapan kalurahan.” ungkap Haryanto.
Ia menjelaskan, masing-masing kalurahan menerima alokasi sebesar Rp35 juta dalam bentuk material bangunan. Adapun pengerjaan fisik sepenuhnya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat setempat sebagai bentuk nyata kemandirian desa.
“Harapan besar kami, kegiatan ini tidak hanya sekadar menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang telah diwariskan turun-temurun, sehingga masyarakat semakin mandiri dan tangguh dalam menghadapi risiko bencana,” pungkas Haryanto.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah kalurahan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan serta berharap program ini dapat menjangkau tingkat pedukuhan di masa depan.
Menjaga “Roh” Gotong Royong
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, hadir langsung meninjau pelaksanaan program di Kelurahan Tileng.
Ia menyampaikan Program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial masyarakat dalam membangun daerahnya secara mandiri.
“Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan serta rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan di wilayahnya masing-masing.” kata Bupati.







Comments