STARJOGJA.COM, Info – Psikolog menekankan pentingnya orang tua memperhatikan legalitas, keamanan, dan transparansi layanan saat memilih tempat penitipan anak. Hal ini dilakukan untuk memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang aman dan layak.
“Daycare yang baik tidak akan keberatan jika orang tua datang sewaktu-waktu atau memiliki CCTV yang dapat dipantau oleh orang tua secara langsung,” ujar Devi Yanti, M.Psi., Psikolog Senin (27/4/2026).
Orang tua disarankan memastikan tempat penitipan anak telah memiliki izin resmi dari dinas terkait sebelum digunakan. Transparansi dalam pengasuhan juga menjadi indikator penting kualitas layanan daycare.
“psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu mengatakan bahwa orang tua sebaiknya memastikan tempat penitipan anak yang akan dipilih sudah terdaftar dan punya izin operasi dari dinas terkait.”
Selain itu, mencari referensi dari pengguna lain dapat membantu orang tua dalam menentukan pilihan. Penelusuran rekam jejak daycare bisa dilakukan melalui ulasan di berbagai platform digital.
“Ia menyarankan orang tua meminta informasi dari orang-orang yang sudah berpengalaman menggunakan jasa tempat penitipan anak serta menelusuri rekam jejak tempat penitipan anak yang hendak dipilih.”
Rasio jumlah pengasuh dan anak juga perlu menjadi perhatian dalam memilih daycare. Jumlah pengasuh yang tidak seimbang dapat memengaruhi kualitas pengasuhan anak.
“Menurut Devi, semestinya satu pengasuh tidak mengasuh tiga sampai empat bayi atau lima hingga enam balita sekaligus agar bisa memberikan perhatian memadai kepada setiap anak.”
Kunjungan langsung ke lokasi daycare juga dianjurkan sebelum mengambil keputusan. Orang tua perlu mengecek fasilitas, kebersihan, hingga sirkulasi udara di tempat tersebut.
“Orang tua disarankan mengunjungi tempat penitipan anak untuk melihat langsung fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pengelola serta mengecek kebersihan, sirkulasi udara, dan kapasitas ruangan di tempat penitipan anak.”
Setelah anak dititipkan, orang tua tetap harus memantau perubahan perilaku anak. Hal ini penting sebagai langkah deteksi dini jika terjadi masalah dalam pengasuhan.
“Sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan perilaku anak setelah dijemput. Orang tua harus perduli dan memperhatikan perubahan perilaku anak, seperti apakah terlihat cemas, ketakutan, atau menolak pergi ke daycare,” Devi menjelaskan.
Kasus dugaan kekerasan di salah satu daycare di Yogyakarta menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan orang tua. Peristiwa tersebut menunjukkan masih adanya celah dalam sistem pengawasan layanan penitipan anak.
“Polisi mencurigai anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak ilegal tersebut mendapat perlakuan tidak manusiawi, termasuk menjadi sasaran tindak kekerasan, penganiayaan, dan penelantaran.”
Devi menilai kasus tersebut sebagai bentuk kegagalan sistem dalam melindungi anak. Ia menegaskan pentingnya perbaikan dalam pengawasan dan perizinan daycare.
“Kasus ini tentunya merupakan sebuah pengkhianatan besar terhadap kepercayaan orang tua dan sebuah kegagalan sistem yang harusnya melindungi anak,” kata Devi.
Kasus ini juga menjadi peringatan bagi para pemangku kepentingan untuk segera melakukan pembenahan. Sistem pengawasan dan perizinan diharapkan lebih ketat demi keamanan anak.
“Kasus tempat penitipan anak Aresha, menurut dia, merupakan tanda peringatan keras bagi para pemangku kepentingan untuk segera membenahi sistem perizinan dan pengawasan lembaga penyedia layanan pengasuhan anak.”
Sumber : Antara
Baca juga : Tips memilih daycare yang kredibel






Comments