Lifestyle

Dampak Sleep Call bagi Kesehatan Bisa Ganggu Kualitas Tidur

0
atur pola tidur sleep call
tidur foto : JIBI

STARJOGJA.COM, Info – Kebiasaan sleep call kini semakin populer di kalangan anak muda, terutama bagi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Aktivitas ini kerap dianggap sebagai cara menjaga kedekatan, meski mulai dipertanyakan dampaknya bagi kesehatan.

Penggunaan ponsel saat tidur disebut dapat memengaruhi aktivitas otak dalam skala tertentu. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Australian Centre for Electromagnetic Bioeffects Research, Sarah Loughran.

“Yang terlihat adalah perubahan kecil pada aktivitas otak, khususnya pada fase tidur seperti alpha dan sleep spindle,” ujarnya dikutip dari HuffPost Australia Kamis (16/4/2026).

Perubahan tersebut terjadi pada fase tidur kedua yang berkaitan dengan proses pemulihan tubuh. Meski demikian, temuan ini belum menunjukkan adanya dampak langsung terhadap kualitas tidur maupun kondisi kesehatan secara umum.

Faktor lain yang dinilai lebih berpengaruh justru berasal dari paparan cahaya layar ponsel. Cahaya biru diketahui dapat mengganggu ritme alami tubuh saat memasuki waktu istirahat.

“Paparan cahaya terang, terutama cahaya biru, dapat menunda waktu tidur karena menghambat produksi hormon melatonin,” jelasnya.

Hormon melatonin berperan penting dalam mengatur siklus tidur dan bangun seseorang. Ketika produksinya terganggu, seseorang bisa mengalami kesulitan tidur dan tidak mendapatkan istirahat optimal.

Dalam hubungan, kebiasaan sleep call juga berpotensi memengaruhi kualitas interaksi pasangan. Kurangnya waktu tidur dapat berdampak pada emosi, konsentrasi, hingga komunikasi sehari-hari.

Kondisi ini sering tidak disadari karena dianggap sebagai bentuk perhatian. Padahal jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat berdampak negatif bagi kesehatan dan hubungan.

Di sisi lain, paparan radiasi ponsel masih menjadi perdebatan di kalangan peneliti. Meski dinilai tidak signifikan, penggunaan ponsel tetap disarankan tidak terlalu dekat dengan tubuh dalam waktu lama.

Mengacu pada Kementerian Kesehatan, terdapat sejumlah risiko penggunaan ponsel saat tidur yang perlu diperhatikan. Risiko tersebut tidak hanya berkaitan dengan kualitas tidur, tetapi juga kondisi fisik.

Beberapa dampak yang dapat muncul antara lain insomnia akibat terganggunya produksi melatonin, penurunan kualitas tidur, serta gangguan konsentrasi. Selain itu, penggunaan ponsel berlebihan juga dapat memicu sakit kepala dan ketidaknyamanan.

Tidak hanya itu, meletakkan ponsel di dekat bantal terutama saat pengisian daya dapat meningkatkan suhu perangkat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko kebakaran jika terjadi korsleting.

Sumber : Bisnis

Baca juga : Sleep Call Film soal Pinjaman Daring dan Kesedihan

Bayu

Idgitaf Rilis Lagu Mungkin di Depan Buram, Eksplorasi Nuansa Country di Album Baru

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle