STARJOGJA.COM, Info — Film Descendants of The Sun arahan sutradara Hanung Bramantyo akan tayang di bioskop Indonesia pada 2027. Film tersebut merupakan adaptasi dari drama Korea Selatan populer dengan judul yang sama.
“Saya mengumumkan film ini akan segera tayang pada 2027 di bioskop Indonesia, dengan jajaran pemeran berbakat yang dimiliki industri perfilman Indonesia,” kata Hanung sebagaimana dikutip dalam siaran pers rumah produksi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Film Descendants of The Sun versi Indonesia mengadaptasi kisah drama Korea Selatan yang dirilis pada 2016. Hanung menyesuaikan cerita agar lebih dekat dan relevan dengan penonton Indonesia.
Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo dipercaya sebagai pemeran utama. Keduanya akan memerankan pasangan dengan latar belakang profesi dan idealisme yang berbeda.
Dian menyebut film ini menjadi proyek pertama yang mempertemukannya dengan Reza dalam kisah asmara.
“Saya dan Reza tentu saja sudah lama berkarier di perfilman, dan sudah sejak lama kami saling mengenal. Tapi ternyata baru di proyek inilah kami benar-benar dipersatukan dalam sebuah project, sebagai co-actor, dan akan terlibat love interest, sangat excited,” katanya.
Selain Dian dan Reza, film ini juga dibintangi Eva Celia. Eva mengaku mendapat tantangan dalam mengembangkan karakter yang diperankannya.
“Deg-degan sekali awalnya, apalagi di film ini saya mendapat tantangan tersendiri. Namun Mas Hanung berhasil memberikan ruang yang nyaman dalam direction-nya, sehingga saya juga merasa menemukan playground dalam mengembangkan karakter yang saya perankan,” ujarnya.
Reza juga menyambut baik kolaborasinya kembali dengan Hanung setelah sebelumnya terlibat dalam film Perempuan Berkalung Sorban pada 2009.
“Mas Hanung bagi saya sudah seperti Kakak. Kami bekerja bersama sejak lama, sejak film Perempuan Berkalung Sorban. Bahkan dari video klip, kami sudah bekerja sama,” katanya.
“Jadi ini bukan sekadar reuni, karena hampir setiap tahun mungkin pasti kami ada produksi bersama. Saya tidak bisa menolak untuk Mas Hanung,” imbuhnya.
Produksi film ini melibatkan perusahaan dari Indonesia, Korea Selatan, dan Malaysia. Dari Indonesia terdapat Dapur Film, RFA, NEWKO Global Entertainment, Dwi Warna Sentosa atau Tobali Film, serta Piring Langit.
Sementara itu, Next Entertainment World (NEW) dan Barunson C&C terlibat dari Korea Selatan, sedangkan D BAY FILM FACTORY SDN. BHD dari Malaysia turut ambil bagian dalam produksi.
Barunson E&A akan menangani penjualan film di pasar internasional, sementara Contents Panda, anak perusahaan NEW, menangani distribusi film di Korea Selatan.
Sumber : Antara
Baca juga : Sunwoo THE BOYZ Alami Neuralgia dan Neuritis







Comments