STARJOGJA.COM, JOGJA—Sebanyak 27 warga lanjut usia (Lansia) resmi menyelesaikan pendidikan lansia di Sekolah Lansia Wredha Mulya (SALWA). Prosesi wisuda perdana tersebut diselenggarakan Yayasan Wredha Mulya sebagai puncak dari rangkaian program pembelajaran yang telah diikuti oleh 33 peserta angkatan pertama.
Program yang digagas oleh mantan Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, bersama Dr. Sugiyanto., S. Sos., M.M dan Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam ini secara konsisten mendampingi para lansia sejak tahun 2025.
Staff Yayasan Wredha Mulya sekaligus pengelola SALWA, Guntur Aditya Tegar Pamungkas, menegaskan bahwa acara ini menjadi bentuk apresiasi nyata bagi seluruh peserta. Penghormatan tersebut diberikan atas keberhasilan para mahawreda dalam menuntaskan masa pendampingan selama satu tahun.
“Program ini dibentuk agar para lansia di usia yang tidak lagi muda tetap berjaya serta terjaga kemandirian sosial, mental, maupun ekonominya. Pada intinya, tujuan utama (goal) dari sekolah ini adalah mewujudkan lansia yang sejahtera,” ujar Guntur.
Selama mengikuti program, mahawreda (peserta) mendapatkan pembelajaran sesuai kurikulum yang telah disesuaikan dengan kondisi fisik dan lingkungan mereka. Guntur juga menambahkan bahwa pendekatan pendidikan di SALWA bersifat multidimensi dan tidak terbatas pada satu sektor saja.
“Sekolah lansia ini bersifat multidimensi, mulai dari sosial, politik, hukum, ekonomi, psikologi, hingga kesehatan. Seluruh silabus dan kurikulum yang diberikan pun telah disesuaikan dengan kondisi para lansia seperti keluarganya, cucunya, utang piutang, dan keuangan,” jelasnya.
Proses pendampingan rutin dilaksanakan selama 24x pertemuan setiap hari Rabu pada minggu pertama dan kedua. Sesi pembelajaran berlangsung selama dua jam pelajaran (2 x 45 menit) dengan memadukan teori dan praktik, serta diselingi kegiatan outing class, senam lansia, dan diskusi interaktif.
Mengusung slogan “CEMARA: Masa Emas, Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera”, Sekolah Lansia Wredha Mulya terbuka bagi seluruh warga lansia di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pendaftaran dapat dilakukan melalui kontak Yayasan Wredha Mulia maupun hadir langsung di lokasi, dengan kuota angkatan berikutnya yang dibuka sebanyak 35 orang.
Baca juga: LARAS Jadi Wadah Pemberdayaan Lansia DIY
Penulis: Ulima Fauzia Elisa







Comments