News

50 Tahun Ramayana Ballet Purawisata, Satkara Ratri Jadi Puncak Perayaan Pelestarian Budaya

0
Ramayana Ballet Purawisata Jogja
Ramayana Ballet Purawisata Jogja (purawista)
STARJOGJA.COM, Info – 50 tahun menjadi penanda panjangnya pengabdian Ramayana Ballet Purawisata Jogja dalam menjaga, merawat, sekaligus menghidupkan warisan budaya Indonesia melalui seni pertunjukan.
Momentum bersejarah tersebut dirayakan melalui malam puncak bertajuk "Satkara Ratri – Anugerah Kebudayaan Mandira Baruga”, dengan mengusung tema “50 Tahun Mengabdi, Menjaga Warisan Budaya”.
Kegiatan tersebut akan digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, mulai pukul 16.00 hingga 23.30 WIB, di Gazebo Garden, Tasneem Hotel Malioboro, Yogyakarta. Perayaan ini diselenggarakan oleh Mandira Baruga dan rencananya dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.serta Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Selama 50 tahun, Ramayana Ballet Purawisata telah menjadi salah satu ruang penting dalam memperkenalkan kisah Ramayana melalui seni tari Jawa. Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi tontonan bagi wisatawan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesinambungan seni tradisi di tengah perkembangan zaman.
Momen penting dalam acara malam puncak tersebut adalah penyerahan Piala Bergilir Festival Konservasi Tari Ramayana ke-5 serta Anugerah Kebudayaan Mandira Baruga “Satkara Ratri”. Penghargaan diberikan kepada tokoh dan pihak yang dinilai memiliki dedikasi, kontribusi, serta komitmen dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Indonesia.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada mereka yang memiliki dedikasi, kontribusi, dan komitmen luar biasa dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Indonesia,” ujar Dr. dr. Ulla Nuchrawaty Usman, M.M., selaku penyelenggara.
Rangkaian perayaan kemudian mencapai puncaknya melalui “Ramayana Magnificent Performance” dan ditutup dengan penampilan musik dari Kiai Kanjeng serta pembacaan puisi oleh Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (YAKETUNIS). Bagi Ramayana Ballet Purawisata, usia 50 tahun bukanlah akhir perjalanan.
Justru menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga warisan budaya agar tetap relevan, dikenal, dan diapresiasi oleh generasi mendatang.
Sumber : Antara
Bayu

Ghea Indrawari Rilis Album Kedua Rasi Bintang, Angkat Kisah Cinta dari Perspektif Zodiak

Previous article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News