STARJOGJA.COM, Info – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta mencatat tren kebakaran dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari upaya pencegahan, mitigasi, dan edukasi yang dilakukan bersama masyarakat.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, Taukhid, mengatakan rata-rata kejadian kebakaran turun dari delapan kasus per bulan pada 2023 menjadi enam kasus pada 2024, lalu 5,25 kasus pada 2025, dan hingga Mei 2026 berada di angka 4,75 kasus per bulan.
“Ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan, mitigasi, dan konsolidasi yang dilakukan bersama masyarakat memberikan hasil yang baik,” kata Taukhid, Senin (15/6/2026).
Meski tren menurun, Damkarmat mengingatkan masyarakat tetap waspada. Salah satunya berkaca dari kebakaran rumah milik Tukiran di Kelurahan Bumijo yang terjadi pada Selasa (19/5/2026) dan diduga dipicu gangguan instalasi listrik yang menimbulkan percikan api.
Menurut Taukhid, edukasi, peningkatan kewaspadaan, serta kemampuan masyarakat dalam melakukan penanganan awal kebakaran perlu terus diperkuat agar risiko kebakaran dapat ditekan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta dari Belanja Tidak Terduga (BTT) kepada korban kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan rumah agar segera bisa ditempati kembali.
“Alhamdulillah warga di Badran sangat baik. Selama rumah Pak Tukiran belum selesai diperbaiki, beliau bisa menumpang di rumah tetangga. Ini menunjukkan semangat gotong royong masyarakat masih sangat kuat,” kata Wawan, Senin (15/6/2026).
Sumber : Antara







Comments